Menteri Perhubungan Dukung Penerapan Asas Cabotage di Indonesia

Suasana FGD yang digelar oleh ILUNI FTUI dengan tema “Strategi Percepatan Penerapan Cabotage Naik Kelas” di Hotel Borobudur, Senin (25/9).

MN,  Jakarta –  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berbicara terkait penerapan asas cabotage di Indonesia.  Menurutnya,  penerapan asas cabotage ini penting untuk meningkatkan gairah industri pelayaran nasional kita.

Hal tersebut diungkapkannya saat membuka acara Focus Group Discussion dengan tajuk “Strategi Percepatan Cabotage Naik Kelas dalam Perspektif Peran Pelayaran Niaga dan Pelayaran Rakyat, Galangan Kapal, Industri Komponen Kapal dan Badan Klasifikasi Nasional, SDM dan Teknologi Maritim” yang berlangsung di Ruang Sumba Hotel Borobudur,  Senin (26/9).

“Asas cabotage merupakan hak eksklusif suatu negara untuk menerapkan peraturan perundang-undangannya sendiri, dalam bidang darat,  air,  dan udara yang menjadi wilayah lingkup kekuasaan negara tersebut,”  terangnya.

Lebih lanjut, ia juga menerangkan prinsip pelaksanaan cabotage adalah dengan cara memberdayakan angkutan laut nasional yang memberikan iklim yang kondusif, guna memajukan industri angkutan yang lebih baik. Pemberdayaan tersebut bisa dengan memberikan kemudahan di bidang perpajakan, permodalan, pengadaan, serta kontrak.

“Sebelum adanya asas cabotage, sebagian besar layanan laut domestik kita dipenuhi oleh kapal berbendera asing. Hal ini menyebabkan usaha angkutan laut nasional terpuruk,” ungkap pengganti Ignasius Jonan tersebut.

Ia pun juga menegaskan akan pentingnya pertumbuhan serta pemberdayaan industri kemaritiman nasional agar lebih lebih berdaulat tanpa ada campur tangan dari pihak luar, termasuk permasalahan pelayaran niaga dan pelayaran rakyat,  yang memegang peran penting dalam industri kemaritiman nasional.

“Kita menginginkan industri angkutan nasional kita ini tumbuh dan kita dengan kemampuan kita sendiri mampu membangun fungsi keekonomian itu,  dan manfaat keekonomian itu akan kita nikmati langsung,”  tegasnya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

6 days ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

7 days ago

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

2 weeks ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

2 weeks ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

2 weeks ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

2 weeks ago