Kemenhub Luncurkan Kapal Perintis 1200 GT di Steadfast Marine

Peluncuran kapal perintis 1200 GT di galangan Steadfast Marine

MN, Pontianak – Armada baru KM Sabuk Nusantara 93, kapal perintis tipe 1200 GT (Paket B) resmi diluncurkan oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Laut Bay M Hasani yang diwakili oleh Kepala Sub Direktorat Pengembangan Usaha Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Muhammad Syaiful di Galangan Kapal PT. Steadfast Marine Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (17/10).

Plt Dirjen Hubla mengungkapkan bahwa nantinya kapal tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung program tol laut sehingga dapat menciptakan pembangunan yang seimbang dan merata hingga ke daerah-daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan.

“Ke depan pelayanan angkutan perintis akan terus ditingkatkan, bahkan kapal-kapal perintis ini nantinya akan terintegrasi dengan kapal Tol Laut sehingga dapat semakin memperkuat konektivitas antar pulau,” ujar Bay.

Terkait dengan upaya Pemerintah dalam mengoptimalkan program Tol Laut, Bay menambahkan bahwa manfaatnya sudah mulai terasa, salah satunya adalah penurunan harga beberapa barang pokok sebagaimana data Kementerian Perdagangan yang di update setiap 3 bulan sekali.

Lebih lanjut Plt Dirjen Bay menjelaskan bahwa peluncuran kapal perintis tipe 1200 GT merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kontrak pembangunan kapal perintis pada tanggal 2 November 2015 lalu, dan hingga kemajuan pembangunan mencapai sekitar 82 % dengan nilai anggaran sebesar Rp. 54 Miliar.

“Ditargetkan KM. Sabuk Nusantara 93 dapat rampung 100 % pada bulan Desember 2017 sehingga dapat mulai dioperasikan pada tahun 2018,” jelasnya.

Untuk itulah Ditjen Perhubungan Laut memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran galangan kapal PT Steadfast Marine yang telah bekerja keras membangun kapal perintis ini dengan tepat waktu sesuai jadwal dan kontrak yang ada.

“Pelayaran perintis adalah tulang punggung peningkatan aksesibilitas masyarakat terpencil, terisolir dan pulau-pulau terluar sekaligus juga menjadi penunjang sistem distribusi logistik nasional dan angkutan antar pulau, yang pada akhirnya dapat memicu pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang dilaluinya,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

15 hours ago

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

3 days ago

Maret 2026, IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5%

Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…

3 days ago

IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…

3 days ago

Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan, KIOTEC Kunjungi Korsel

KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…

3 days ago

IPC TPK Bangun Fasilitas Air Bersih di Muaro Jambi

Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…

4 days ago