Categories: HankamTerbaruTNI AL

KRI Teluk Manado 537 Dukung Batalyon 611 TNI AD Pulang ke Home Base

KRI Teluk Manado 537 sedang melaksanakan embarkasi Yonif 611 Awang Long di Dermaga Tarakan, Kalimantan Utara.

MN, Jakarta – KRI Teluk Manado 537 Melaksanakan embarkasi pasukan TNI AD Batalyon 611 yang akan kembali pulang ke home base-nya usai melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-Malaysia. Batalyon Infanteri Mekanis 611 Awang Long yang bermarkas di Loa Janan, Samarinda ini akan diangkut KRI Teluk Manado 537 menuju pelabuhan Balikpapan, Kamis (26/10).

Komandan KRI Teluk Manado 537 Mayor Laut (P) Homa Sugama mengatakan bahwa kapal perangnya mendukung Yonif 611 Awang Long kembali ke markasnya dengan kondisi siap, baik prajurit KRI maupun pasukan yang diangkut semua dalam keadaan kondisi baik dan sehat.

“KRI Teluk Manado 537 siap mendukung pelayaran Yonif 611 yang kembali ke kampung halamannya, mudah-mudahan cuaca mendukung. Secara umum, moril prajurit saat ini sedang tinggi, mungkin ini dipengaruhi dengan semangat karena pulang, kangen dengan keluarga dan kerabat,” jelasnya.

Batalyon Infanteri Mekanis 611 yang selama 10 bulan terakhir melaksanakan tugas pengamanan perbatasan ini membawa personel sebanyak 266 orang.

KRI Teluk Manado 537 adalah salah satu kapal perang TNI Angkatan Laut jenis LST yang aktif dalam melaksanakan tugas operasi Serpas di bawah pembinaan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).

KRI Teluk Manado (537) merupakan kapal ke tujuh dari kapal perang jenis  pendarat kelas Teluk Gilimanuk milik TNI AL. Dinamai menurut nama sebuah teluk di Sulawesi, KRI Teluk Manado dibangun oleh VEB Peenewerft, Wolgast, Jerman Timur pada tahun 1977 untuk Angkatan Laut Jerman Timur dengan nomor lambung 633. Kapal berjenis Frosch-I/Type 108 ini kemudian dibeli pemerintah untuk TNI Angkatan Laut dan masuk armada pada tahun 1995.

KRI Teluk Manado (537) bertugas sebagai armada pendarat bagi pasukan Marinir TNI AL dan juga sebagai kapal pengangkut logistik dan saat ini KRI Teluk Manado (537) berada di jajaran Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta.

KRI Teluk Manado memiliki berat 1.900 ton, dengan dimensi 90,70 meter x 11,12 meter x 3,4 meter, ditenagai oleh dua mesin diesel dua shaft yang dapat  menghasilkan tenaga sebesar 12,000 bhp dan sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 18 knot. Dengan diawaki oleh maksimal 42 pelaut, kapal ini mampu mengangkut kargo seberat hingga 600 ton.

KRI Teluk Manado ini bukanlah termasuk armada tempur ataupun pemukul. Sebagai armada pendarat dan pengangkut logistik, KRI Teluk Manado dibekali senjata pertahanan diri berupa satu unit Kanon Laras Ganda kaliber 37 mm model 1939, satu unit Meriam Bofors 40/70 berkaliber 40 mm dengan kecepatan tembakan 120-160 rpm yang dapat menjangkau hingga 10 km untuk target permukaan terbatas dan target udara, serta dua unit Kanon Laras Ganda berkaliber 25 mm.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

6 hours ago

Dukung Asta Cita dan SDGs, IPC TPK Perkuat Kebersihan Palembang

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…

1 day ago

IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional bersama The North Green Movement

Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…

1 day ago

IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real Time kepada Bappenas RI

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…

1 day ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi dikondisi Karhutla

Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…

1 day ago

Proses Transisi Operasional, TPK Koja Apresiasi Trucking

Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…

2 days ago