NASPCI menggelar Seminar Bertema Kedaulatan Ruang Udara Nasional

Marsda TNI (Purn) U.H. Harahap memberikan pengahargaan kepada pembicara yang hadir pada sesi ke dua seminar.

MN, Jakarta – National Air and Space Power Center of Indonesia (NASPCI) menggelar seminar bertajuk “Penginderaan Jarak Jauh dan Peluru Kendali dalam Menjaga Kedaulatan Ruang Udara Nasional” di Persada Executive Club Halim Perdana Kusuma pada hari ini, Rabu (25/10).

Seminar yang dihadiri oleh perwakilan dari tiga matra TNI, perwakilan POLRI, mahasiswa, serta para praktisi kedirgantaraan dari berbagai kalangan ini mengupas secara mendalam beberapa permasalahan kedirgantaraan nasional dari sisi pertahanan serta kondisi geopolitik kawasan pada saat ini.

Sebagai penanggungjawab seminar ini, Marsda TNI (Purn) Dr. U.H. Harahap mengajak seluruh elemen bangsa untuk turut serta mengembangkan dan memperkuat dunia kedirgantaraan nasional kita.

“Tanggungjawab pengembangan dan peningkatan kekuatan udara kita, bukan hanya berada di tangan TNI Angkatan Udara semata. Akan tetapi, juga merupakan tanggungjawab semua elemen kedirgantaraan nasional, seperti instansi pemerintahan, lembaga-lembaga yang terkait, serta perusahaan dan juga kelompok-kelompok masyarakat lainnya juga harus turut serta di dalamnya,” ajaknya dalam pidato pembukaan seminar ini.

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) yang hadir sebagai keynote speach dalam seminar mengatakan bahwa visi pemerintah yang mengusung Indonesia menjadi poros maritim dunia secara langsung juga akan mengusung Indonesia menjadi poros dirgantara dunia.

Lebih lanjut ia juga menegaskan bahwa dengan kondisi yang sangat strategis Indonesia menjadikan kita sangat rawan  menjadi target pelanggaran kedaulatan udara dan laut.

“Kondisi geografis Indonesia yang sangat strategis ditambah lagi dengan posisi Indonesia yang memiliki tiga alur laut kepulauan, menjadikan Indonesia sebagai choke points bagi perdagangan internasional. Di sisi lain, hal ini akan menjadikan Indonesia sangat rawan atas pelanggaran kedaulatan laut dan udara,” tegas perwira tinggi TNI AU yang saat ini juga menjabat sebagai sekjen Kemhan tersebut.

Seminar ini menghadirkan beberapa pembicara dengan kapasitas keilmuan di bidang masing-masing, antara lain Pangkohanudnas Marsda TNI Yuyu Sutisna, Ir. Ricky Hendrik Egam, Dr. Andi Widjajanto, Prof. Hikmahanto Juwana, Mayjen TNI (Purn) Supiadin Aries Saputra yang mewakili DPR RI, serta satu orang pembicara yang berasal dari Swiss Col. Stephan Schaendler yang akan berbicara tentang Air Defence Solution.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

5 days ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

5 days ago

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

1 week ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

2 weeks ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

2 weeks ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

2 weeks ago