Categories: PelabuhanTerbaru

Tahun Enhancement Tekankan Percepatan Pembangunan Proyek Strategis IPC

BOD IPC saat Media Gathering di Hotel Hilton Bandung, Selasa (24/10)

MN, Bandung – Tahun 2017 merupakan tahun Enhancement, PT Pelabuhan Indonesia II/IPC secara komprehensif meneruskan upaya transformasi dalam rangka mewujudkan kinerja unggul berkesinambungan dengan menjalankan corporate roadmap yang terfokus.

Karenanya tahun Enhancement menekankan IPC mempercepat pembangunan proyek strategis yang pernah dicetuskan era kepemimpinan RJ Lino, antara lain proyek Terminal Kalibaru (Container Terminal 2 dan 3), Terminal Kijing, Kanal Cikarang Bekasi Laut (CBL), Pelabuhan Sorong, dan pembangunan Tol Cilincing – Cibitung.

Seperti pembangunan Terminal Kijing di Kalimantan Barat yang merupakan ekstensi dari Pelabuhan Pontianak terdiri 4 (empat) terminal yakni Terminal Petikemas, Terminal Multipurpose, Terminal Curah Cair dan Terminal Curah Kering.

Pelabuhan Kijing diproyeksikan menampung kapasitas hampir 1 juta TEUs petikemas, 8 juta ton CPO, dan 15 juta ton curah kering. Bahkan Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perpres Nomor 43 Tahun 2017 pada 7 April 2017 sebagai landasan Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Terminal Kijing.

Selanjutnya Proyek Pembangunan Kanal CBL (Cikarang Bekasi Laut) merupakan upaya optimalisasi alur sungai menggunakan kapal tongkang sebagai alternatif moda transportasi barang dan penghubung antara pelabuhan dan area hinterland.

“Pembangunan Pelabuhan Sorong di Papua Barat yang penandatanganan kesepakatan pengembangan Sorong Terintegrasi telah dilakukan antara IPC dan PT Pelabuhan Indonesia IV, berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan,” terang Secretary Corporate IPC, Shanti Puruhita kepada Maritimnews, Rabu (25/10).

Proyek yang tak kalah strategisnya yang ditangani IPC adalah pembangunan Tol Cilincing – Cibitung. Dikerjakan oleh cucu perusahaan IPC, PT Akses Pelabuhan Indonesia (PT API) selaku anak perusahaan PT PPI yang meng-akuisisi 45% saham PT MTD CPT Expressway, pemilik Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) sepanjang 34,8 Km.

JTCC merupakan jalan tol yang strategis bagi Pelabuhan Tanjung Priok karena menghubungkan langsung hinterland bagian timur (Cibitung, Cikarang dan Karawang). Sampai saat ini pembebasan lahan masyarakat mencapai hampir 30% dari total kebutuhan jalan tol tersebut.

(Bayu/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

6 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

6 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

6 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

6 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

7 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

1 week ago