Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
MN, Surabaya – Ramainya kabar pencalonan Direktur Jenderal Perhubungan Laut, memicu banyak komentar mengenai para kandidat posisi penting tersebut. Jabatan Dirjen Perhubungan Laut merupakan pengambil keputusan teknis dan operasional tertinggi, maka sepatutnya pilihan sang Menteri Perhubungan haruslah sosok yang tepat di bidangnya.
Ketua Masyarakat Maritim Jawa Timur, Lukman Ladjoni mengatakan, bahwa tahapan assesment test hanyalah formalitas yang melegalisasikan keinginan untuk ‘memilih’ saja.
“Seharusnya yang menjabat Dirjen Perhubungan Laut adalah sosok dari internal, sebab itu merupakan jabatan karier. Banyak sosok mumpuni di Direktorat Perhubungan Laut, sangat memahami seluruh permasalahan kelautan dari Sabang sampai Merauke,” jelasnya kepada Maritimnews, Kamis (12/10).
Menurut Lukman, ada 3 (tiga) kriteria yang sepatutnya panitia seleksi jabatan Dirjen Perhubungan Laut prioritaskan, yakni pertama, Jiwa kebangsaaan. Kedua, Kompetensi dan Profesionalisme dan ketiga, Integritas dan moralitas.
“Jabatan Dirjen Perhubungan Laut akan menentukan kedaulatan maritim Indonesia. Saya jadi bertanya apakah sebenarnya keinginan sang Menteri Perhubungan, sebab untuk mengurus serta membenahi permasalahan dunia kelautan kita bukan pekerjaan mudah,” tambahnya.
Di lain sisi, Ladjoni mengimbau agar hasil assesment itu dibatalkan. Ia pun menaruh pilihannya kepada orang TNI Angkatan Laut yang cocok menjadi Dirjen Hubla.
Apakah para kandidat hanya untuk kepentingan semata? Apa Direktorat Perhubungan Laut ingin diswastakan? Batalkan hasil assesment, kalau harus dari luar sebaiknya pilih sosok dari TNI Angkatan Laut,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…
Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…
Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…
KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…
Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…
Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang kedatangan container vessel MV MSC…