Categories: PantaiTerbaru

Sambut HUT TNI, Lanal Batuporon Tanam Mangrove

Lanal Batuporon bersama unsur masyarakat tanam mangrove.

MN, Surabaya – Untuk memeriahkan peringatan HUT ke-72 TNI, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon, melalui Posal Pagerungan dan Poskamladu Gresik melaksanakan penanaman pohon Mangrove di dua lokasi yang berbeda, Selasa (3/10).

Pelaksanaan penanaman Mangrove berada di Pantai Togo-togo Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep dan di Sungai Kali Mireng (Go Green) Desa Manyarejo dan Manyar Sidomukti Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik.

Di Pantai Togo-togo kegiatan penanaman Mangrove tersebut diikuti oleh siswa-siswi SMPN 2 Sapeken dan Perwakilan PT. Kei, Ltd (Komdev).

Sebanyak 100 siswa dan 15 orang guru serta  10 orang dari PT. Kei,Ltd melakukan menanam mangrove sebanyak 1200 pohon dengan  luas areal yang ditanami 25 m X 1000 m = 25000 M².

Sedangkan di Kabupaten Gresik, Lanal Batuporon bekerja sama dengan Pokmawas Desa Manyarejo, Kelurahan Manyar, Kelompok Konservasi Mangrove Desa Manyar,  perwakilan BKMS, Dinas Perikanan Kabupaten Gresik, HNSI Cabang gresik, Koramil Manyar, Satpolair Polres Gresik, dan Karang Taruna Desa Manyar Komplek.

“Penanaman pohon mangrove ini nantinya akan banyak memberikan manfaat bagi kehidupan, menjaga keseimbangan ekosistem alam yang terdapat disekitar hutan mangrove dan  dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan serta kualitas ekosistem alam terutama wilayah laut yang saat ini mulai banyak terkikis atau tergerus oleh ombak.,” ujar Komandan Lanal Batuporon Letkol Mar. Ena Sulaksana, S.E..

Ia  juga menyampaikan bahwa Pohon mangrove merupakan komunitas tumbuhan pesisir  yang memiliki manfaat sangat besar, antara lain sebagai penyedia nutrien dan zat hara penting, serta mempunyai fungsi fisik yang sangat besar seperti menjaga daerah pesisir dari abrasi dan gelombang air laut.

“Hutan mangrove nantinya akan banyak memberikan manfaat bagi kehidupan, baik itu manusia maunpun sebagai keseimbangan ekosistem alam yang terdapat disekitar Hutan Mangrove,” lanjutnya.

“Gerakan penghijauan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan dan kualitas ekosistem alam terutama wilayah laut yang saat ini mulai banyak terkikis atau tergerus oleh ombak,” pungkasnya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

24 hours ago

Dukung Asta Cita dan SDGs, IPC TPK Perkuat Kebersihan Palembang

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…

2 days ago

IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional bersama The North Green Movement

Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…

2 days ago

IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real Time kepada Bappenas RI

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…

2 days ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi dikondisi Karhutla

Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…

2 days ago

Proses Transisi Operasional, TPK Koja Apresiasi Trucking

Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…

3 days ago