Categories: Galangan KapalTerbaru

Kemenhub Launching Kapal Ternak KM Camara Nusantara 2 di Galangan ASI Madura

KM Camara Nusantara 2

MN, Bangkalan – Dalam rangka memenuhi kebutuhan serta menurunkan harga daging sapi di seluruh wilayah Indonesia, moda angkutan laut menjadi sangat dibutuhkan dan berperan sangat strategis. Menggunakan kapal khusus ternak, selain kapasitas angkut lebih besar, tingkat kenyamanan terhadap hewan sapi pun terpenuhi.

Untuk itu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melaunching Kapal Khusus Pengangkut Ternak (Paket A) kapasitas angkut ternak sebanyak 500 ekor sapi Bali di Galangan PT Adiluhung Saranasegara Indonesia (ASI) Bangkalan Madura, Selasa (21/11).

Acara launching peluncuran kapal khusus ternak dengan panjang (LOA) 69,78 meter tersebut diberi nama KM Camara Nusantara 2 yang diresmikan Dirjen Perhubungan Laut Agus H Purnomo diwakili oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dwi Budi Sutrisno.

“Pembangunan KM Camara Nusantara 2 telah mencapai 90 persen dan merupakan kapal kedua yang dibangun Pemerintah bersama galangan ASI, guna menjawab tantangan pendistribusian hewan ternak di Indonesia, khususnya sapi,” kata Dirlala Ditjen Perhubungan Laut.

Menurutnya, Pemerintah Republik Indonesia berkomitmen untuk menciptakan transportasi ternak yang berprinsip pada kesejahteraan hewan sehingga penyusutan bobot hingga tingkat stres atau kematian ternak dalam pendistribusian dapat diminimalisir.

“Jika distribusi ternak bagus dan hemat, akan mampu menekan angka impor sekaligus menekan harga daging sapi di pasaran,” terang Dwi.

Seperti diketahui, bahwa pengangkutan sapi dari berbagai daerah ke Jakarta dan sekitarnya masih mengandalkan transportasi darat dengan armada truk (jumlah terbatas). Namun distribusi ternak semakin hari justru semakin bermasalah, yang akhirnya menyebabkan harga sapi di pasaran menjadi lebih mahal.

“Kemenhub terus berupaya meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana transportasi laut bagi hewan ternak. Salah satu bentuk nyata dari upaya Pemerintah melalui pengadaan kapal Khusus Pengangkut Ternak, dimana pada tahun anggaran 2015-2017 sedang membangun 5 (lima) unit kapal khusus pengangkut ternak,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

6 hours ago

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

15 hours ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

16 hours ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

1 day ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

2 days ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

2 days ago