Tumbuhkan Jiwa Kebaharian sejak Dini, Siswa TK di Tangerang Kunjungi KRI Tanjung Nusanive-973

Siswa–siswi TK Santa Patricia Duta Garden naik ke KRI Tanjung Nusanive-973 dalam rangka kunjungan wisata edukasi.

MN, Jakarta – Kapal perang yang merupakan simbol eksistensi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, kini menjadi salah satu tujuan wisata edukasi bagi sekolah-sekolah di Indonesia, baik untuk tingkatan Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, maupun Sekolah Menengah Atas.

Jumat pagi (3/11), salah satu sekolah swasta tingkat Taman Kanak-kanak yang berasal dari Tangerang, Banten, berkunjung ke KRI Tanjung Nusanive-973 yang sedang sandar di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta.

Taman Kanak–Kanak Santa Patricia Duta Garden, Tangerang membawa para siswa-siswinya untuk mengunjungi kapal perang milik Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) tersebut.

TK Santa Patricia Duta Garden, Tangerang membawa 60 orang siswa, guru 8 orang dan pendamping  5 orang dipimpin Meilieng, SPsi ini sengaja datang untuk melihat Kapal perang Republik Indonesia TNI AL yang berada di dermaga Kolinlamil Tanjung Priok dengan tujuan untuk mengenalkan mereka tentang kapal perang yang dimiliki negara kita.

Selain itu, kunjungan ini juga untuk memberikan wawasan kebaharian dan kemaritiman bagi para siswa-siswi taman kanak-kanak tersebut dan menanamkan pandangan bahwa nenek moyang kita adalah pelaut yang mampu menjelajah lautan sampai ke luar wilayah nusantara.

Salah seorang siswa TK Santa Patricia Duta Garden Tangerang mengaku senang dengan kunjungannya ke Kapal perang ini KRI Tanjung Nusanive-973, ia mengatakan kalau kapal yang dikunjunginya seperti dalam film yang ditontonnya.

“Aku senang bisa naik kapal, kapalnya besar seperti di film,” ungkap siswa tersebut penuh keluguan.

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Santa Patricia Duta Garden, Tangerang Meilieng, SPsi yang memimpin langsung rombongannya menjelaskan bahwa kunjungan sekolahnya ke kapal perang merupakan bagian dari kurikulum yang telah disusun dalam rencana kegiatan belajar siswa. “Kegiatan ini sudah menjadi bagian dari kurikulum sekolah yaitu wisata edukasi,” ujar wanita cantik ini.

Untuk tingkat anak-anak playgroup dan TK maupun sekolah lanjutan, pada umumnya kegiatan kunjungan ke kapal perang Kolinlamil ini dimaksudkan sebagai salah satu program field trip ke tempat-tempat yang bernilai sejarah dan mengandung nilai edukasi. Namun ada juga yang sekedar berwisata untuk mengisi pelajaran atau liburan sekolah dengan naik kapal perang untuk menambah wawasan pengetahuan kemaritiman.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

2 days ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

3 days ago

Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Partisipasi TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…

3 days ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Perkuat Sinergi Lewat Customer Rafting

Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…

3 days ago

Agustus 2026, TPS Catat Throughput 128 Ribu TEUs

Surabaya (Maritimnews) - Kinerja arus petikemas (throughput) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk bulan Agustus…

3 days ago

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

5 days ago