Categories: PelabuhanTerbaru

Wire Rope CC Putus, Bongkar Muat pakai Luffing Crane

Pelabuhan Pantoloan

MN, Palu – Fasilitas alat Container Crane (CC) satu-satunya di Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu Sulawesi Tengah mengalami kerusakan lagi yakni wire rope putus, berakibat terhambatnya pelayanan bongkar muat terhadap kapal-kapal petikemas domestik yang sandar di Pelabuhan tersebut.

Kondisi dikeluhkan oleh salah satu perusahaan pelayaran besar yang bermarkas di Surabaya, walau PT Pelabuhan Indonesia IV mengklaim masih punya alternatif alat bongkar muat lainnya yakni dengan memakai jenis luffing crane.

Namun kapasitas luffing crane tertinggi bekisar 15 – 17 boks (tergantung empty atau full) per-jam, sedangkan box crane hour (BCH) CC mampu 25 boks. Apalagi umumnya, jenis luffing crane sering kali hanya menangani kegiatan di terminal Multi Purpose.

Hal itu diakui oleh Corporate Secretary PT Pelabuhan Indonesia IV, Iwan Syarifuddin, bahwa CC di pelabuhan Pantoloan Palu memang mengalami masalah, namun hambatan pada CC akan normal kembali. Untuk sementara pelayanan bongkar muat petikemas menggunakan luffing crane.

“Hari ini, wire rope dari Jakarta ke Makassar menggunakan pesawat Garuda Airbus GA 612 pukul 17.45 dan insya Allah hari Kamis sore tanggal 23 November bisa langsung dipasang di Pantoloan. Kami telah berkoordinasi dengan perusahaan pelayaran terkait kondisi dilapangan,” jelas Iwan kepada Maritimnews, Rabu (22/11).

Adapun wire rope CC yang putus, berbobot 750 ton dan didatangkan dari Jakarta ke Makassar menggunakan pesawat Airbus milik maskapai Garuda. Selanjutnya dari Makassar dibawa ke Pantoloan pakai mobil Pick Up melalui jalur darat.

Untuk diketahui, wire rope terdiri dari kawat baja yang sangat kuat. Secara konstruksi dibuat dari sejumlah tali kawat terbelit bersama-sama membentuk strands. Biasanya ada 6 strands pada satu wire rope dan pada inti lilitan terdapat rope yang terdapat pelumas, dan strands melilitnya.

(Bayu/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

4 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

6 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago