Categories: PelabuhanTerbaru

Aplikasi E-Learning Diterapkan oleh IPC Group

Dani Rusli Utama

MN, Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia II/IPC menerapkan penggunaan aplikasi E- Learning bidang Manajemen Risiko untuk IPC Group. Aplikasi berbasis web tersebut untuk menjawab tantangan dunia usaha di era digital. Hal itu ditegaskan Direktur Utama IPC, Elvyn G Masassya saat meresmikan aplikasi E-Learning di Jakarta.

Kini IPC Group telah memiliki strategi penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan, melalui metode pelatihan berbasis web (e-learning) yang akan menjangkau para peserta pelatihan dengan lebih efektif dan efisien dibanding metode konvensional.

Pada akhirnya, aplikasi E-Learning akan membuat semakin banyak karyawan yang memiliki pemahaman akan pentingnya pengelolaan risiko dan dapat menghindarkan diri mereka ataupun perusahaan dari kerugian yang tak diinginkan.

Direktur Teknik dan Manajemen Risiko IPC, Dani Rusli Utama pada kesempatan terpisah menyatakan bahwa media pembelajaran berbasis digital (e-learning) adalah hasil kerja sama antara IPC melalui anak perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia dengan PT CRMS Indonesia.

Tim teknis pembuatan aplikasi e-learning bidang manajemen risiko di pimpin oleh Rachmadi Gustrian (Deputy Non Operational Risk Management) yang terlibat secara aktif sejak proses inisiasi, perencanaan, implementasi dan evaluasi sehingga lahir sebuah e-learning bidang manajemen risiko pertama di Indonesia dengan metode penyampaian melalui video dan animasi.

Rachmadi Gustrian menjelaskan bahwa aplikasi E-learning menggunakan platform web yang memungkinkan seluruh karyawan untuk dapat mengakses pembelajaran dimanapun dan kapanpun.

“E-learning juga menerapkan fitur gamifikasi di mana para pengguna dapat memiliki score pencapaian serta pangkat tertentu ketika menyelesaikan sebuah materi fundamental manajemen risiko berbasis SNI ISO 31000,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

4 hours ago

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

13 hours ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

15 hours ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

23 hours ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

2 days ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

2 days ago