Categories: DiplomasiHLTerbaru

Kolonel Laut (P) Salim Pimpin Delegasi Latihan Multilateral MILAN di India

Kolonel Laut (P) Salim 9tengah)

MN, Port Blair, India – MILAN Exercise merupakan kegiatan Multilateral Naval Exercise yang dilaksanakan oleh Angkatan Laut India dalam menjalin hubungan kerjasama dengan angkatan laut Negara-negara Asia-Pasifik yang dilaksanakan tiap dua tahun sekali di Port Blair, kepulauan Andaman, India dan Nicobar sejak tahun 1995.

Kata MILAN berasal dari kata Hindi yang berarti “Pertemuan Besar” yang memberikan sebuah forum istimewa bagi para peserta untuk saling berinteraksi tentang berbagai isu-isu professional terkini.

Kegiatan MILAN exercise memfokuskan pada upaya persamaan persepsi mengenai persepsi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana atau Humanitarian and Disaster Relief (HADR) dan sebagai ajang saling bertukar pengalaman mengenai penanggulangan bencana seperti yang terjadi di Bangladesh, Myanmar, Filipina serta Indonesia.

Staf Planing Conference kali ini diikuti beberapa Angkatan laut dari negara-negara; Australia, Indonesia, Myanmar, Bangladesh, Maldives, Srilanka, Malaysia, Singapura, India dan Vietnam. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Salim, dengan peserta delgasi; Letkol Laut (P) Didik Setiyawan, Letkol Laut (P) Wahid Ismanto, Mayor Laut (P) Hanny Candra S, dan Kapten Laut (P) Senopati Yudha wibowo.

TNI AL berperan aktif dalam latihan ini sejak tahun 2010 dengan mengirimkan KRI untuk berpartisipasi dalam kegiatan, dan diundang kembali untuk berpartisipasi pada tahun 2018 yang akan berfokus  pada Table Top Exercise dengan tema “Enhancing Regional Cooperation for Combating Unlawful Activities at sea” .  Nantinya dalam kegiatan tersebut juga akan diselenggarakan seminar maritim Internasional dengan tema “ In pursuit of Maritime good order need for comprehensif information Sharing Aparatus.”

“Perkembangan lingkungan strategis baik global maupun regional di abad 21 merupakan abad maritim, sehingga aktifitas angkatan laut seluruh dunia mengalami peningkatan dalam kerjasama maupun Capacity building. Oleh karenanya TNI AL selain berpartisipasi dalam pengiriman KRI juga akan menjadi pemapar dalam “Securing Strategic Maritime Chokepoints; Indonesian Navy Contribution to Government’s Maritime Vision”. Ini sejalan dengan Visi Pemerintah dan rakyat indonesia yang akan mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia,” papar Kolonel Laut (P) Salim.

“Oleh karena itu hendaknya kita menyadari semua bahwa Diplomasi AL merupakan bagian dari Diplomasi Maritim yang telah dicantumkan dalam dokumen Kebijakan Kelautan Indonesia melalui Peraturan Presiden RI Nomor 16 tahun 2017, peran TNI AL mutlak harus terus ditingkatkan sebagai pelaku strategis pelaksana kebijakan luar negeri Indonesia,” tandasnya.

Lebih lanjut, Pamen TNI AL yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubdis Strategi, Taktik dan Operasi Mabes TNI AL itu mengatakan pertemuan ini juga merupakan bagian dari seaman brotherhood antara angkatan laut kawasan.

“Di samping TNI AL memiliki peran Universal yakini Military, Constabulary maupun Diplomacy, juga memiliki rasa seaman brotherhood antar angkatan laut baik kawasan maupun dunia.  Tujuannnya adalah selain meningkatkan kerjasama berbagai bidang maritim  juga dapat meningkatkan Capacity Building antar negara, hal ini tidak hanya mempererat kerjasama antar angkatan laut akan tetapi kerjasama antar negara,” ucapnya.

Sesuai dengan tema MILAN saat ini bahwa tujuannya adalah untuk meningkatkan kerjasama regional dalam menangani masalah-masalah tidak illegal di laut, oleh karenanya peran masing-masing Angkatan Laut sangat diperlukan dalam menyusun sebuah “Comprehensif Information Sharing Aparatus.”

“Kegiatan MILAN juga akan dilaksanakan pertukaran sosial budaya termasuk juga akan ada konser Band, berbagai macam kunjungan dan pertandingan oleh raga dan di Akhiri dengan Parada Kota,“ pungkas lulusan AAL tahun 1995 tersebut.

 

(Adit/MN)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk NTT

Jakarta (Maritimnews) - Bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dihimpun…

1 day ago

FSP BUMN Bersatu Dukung Program Streamlining Danantara

Jakarta (Maritimnews) - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu mendukung program streamlining atau perampingan struktur…

4 days ago

Say No To IPO; Pelindo Lebih Bermanfaat Tanpa Pasar Modal

Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…

5 days ago

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

2 weeks ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

2 weeks ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

3 weeks ago