Masih Anggota Dewan IMO Kategori C, Vote for Indonesia raih 132 Suara

Delegasi Indonesia dalam Sidang IMO Assembly ke-30

MN, London – Negara Indonesia terpilih kembali menjadi anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C Periode 2018 – 2019 dalam sidang IMO Assembly ke-30 yang berlangsung tanggal 27 November – 1 Desember 2017 di IMO Headquarters in Lamberth, London, Inggris.

Laporan dari Kantor Pusat IMO, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Rudiana mengatakan bahwa sebanyak 132 negara memberikan suaranya untuk Indonesia dalam pemilihan anggota Dewan IMO kategori C periode 2018 – 2019 dengan sistem voting (pemungutan suara).

“Indonesia kembali menjadi anggota Dewan IMO Kategori C periode 2018 – 2019 dengan mendapatkan 132 suara dan menduduki peringkat ke-8 dari 24 Negara anggota IMO yang mencalonkan di Dewan IMO Kategori C,” ujar Capt. Rudiana.

Dalam pemilihan tersebut, lanjut Rudiana, terdapat 172 negara pemilih yang memiliki 159 suara sah dan 1 suara dinyatakan tidak sah. Di Kategori C, Singapura menjadi negara yang menduduki peringkat pertama dengan perolehan jumlah suara sebanyak 142 suara.

Adapun peringkat kedua diraih oleh Turki (138), diikuti oleh Cyprus (136), Malta (136), Moroko (134), Mesir (133), Meksiko (133), Indonesia (132), Malaysia (131), Peru (129), Belgia (128), Chile (126), Philipina (124), Denmark (123), Afrika Selatan (121), Jamaika (120), Kenya (120), Thailand (120), Liberia (116), dan Bahama (110).

“Ada empat negara lainnya yang tidak masuk keanggotaan dewan IMO kategori C, yaitu Arab Saudi, Antigua Barbuda, Nigeria dan Algeria yang suaranya dibawah 110,” jelas Capt. Rudiana.

Dengan demikian, menjadi anggota Dewan IMO Kategori C periode 2018 – 2019, merupakan upaya dan menjadi salah satu pencapaian Indonesia dalam mengembalikan kejayaan maritim untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Sedangkan anggota Dewan IMO kategori A dan B, telah diumumkan yang hasil lengkapnya sebagai berikut, kategori “A” terdiri dari 10 negara mewakili armada pelayaran niaga internasional dan sebagai penyedia angkutan laut internasional terbesar, yaitu China, Yunani, Italia, Jepang, Norwegia, Panama, Republic of Korea, Russian Federation, Inggris dan Amerika Serikat.

Kategori “B” terdiri dari 10 negara yang mewakili kepentingan terbesar dalam “International Seaborne Trade”, yakni Australia, Brazil, Canada, Perancis, Jerman, India, Belanda, Spanyol, Swedia dan Uni Emirate Arab. Adapun Argentina dan Bangladesh yang sebelumnya mencalonkan diri di Kategori B tidak terpilih karena jumlah suara pemilihnya berada diurutan terakhir.

Delegasi Indonesia pada Sidang IMO Assembly ke-30 dipimpin oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dengan Alternate HoD Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI, Rizal Sukma dengan anggota delegasi terdiri dari perwakilan Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, KBRI London, instansi pemerintah terkait, BUMN serta asosiasi terkait lainnya.

(Bayu/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

5 days ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

5 days ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

5 days ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

6 days ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

6 days ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

1 week ago