Dirut EDII
MN, Surabaya – Sebagai salah satu pintu gerbang ekspor impor di Indonesia, provinsi Jawa Timur memiliki potensi besar bagi perekonomian nasional. Data Badan Pusat Statistik per Januari 2018, menyebutkan nilai ekspor Jawa Timur mencapai US$1,61 milyar, sedangkan nilai impor Jawa Timur sebesar US$2,04 milyar.
Karenanya PT Electronic Data Interchange Indonesia (EDII) selaku anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II/IPC menyelenggarakan kegiatan customer gathering mengusung tema ‘We Grow Together’ yang dilaksanakan oleh EDII Regional Jawa Timur dan Bali di Hotel Novotel and Suites Surabaya, Rabu (28/2).
Adapun kegiatan bertujuan untuk menambah erat hubungan baik antara EDII dan para konsumen sekaligus merupakan bentuk implementasi corporate value IPC selaku induk perusahaan, khususnya nilai customer centric.
Menurut Direktur Utama EDII, E Helmi Wantono, EDII sebagai pionir perusahaan pertukaraan data secara elektronis akan terus mengembangkan inovasi sesuai teknologi terkini, terutama dalam mengembangkan sistem yang membantu kegiatan dan proses bisnis pelaku usaha ekspor dan impor.
Helmi menjelaskan, bahwa customer memiliki peranan yang sangat penting terhadap perkembangan EDII, maka pihaknya berusaha untuk mendapatkan masukan dan keinginan dari para pelanggan di era digitalisasi terhadap pelayanan dan produk EDII kedepan.
“EDII dan pelanggan harus tumbuh bersama-sama dalam menghadapi disrupsi teknologi yang kita tidak dapat pungkiri semakin hari semakin berkembang dan terus berkembang semakin cepat dan menuntut kita semua untuk mengikuti teknologi digitalisasi,“ pungkasnya.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…