Categories: EkonomiHLTerbaru

Lewat Koperasi, DanaLaut Genjot Ekonomi Maritim di Maluku Tenggara

Foto Bersama dengan pengurus Koperasi nelayan di Maluku Tenggara

MN, Jakarta – DanaLaut adalah platform yang mempertemukan para penggiat usaha di bidang kelautan mulai dari pelaku budidaya hingga ke industri pengolahan dengan penyedia dana dari berbagai kalangan. DanaLaut juga melakukan analisa mendalam disertai scoring kepada para peminjam yang tergabung ke dalam Koperasi atau Kelompok Tani dan Nelayan yang telah bekerjasama dengan DanaLaut.

Untuk Kabupaten Maluku Tenggara, DanaLaut menyerahkan bantuan penyaluran perdana pinjaman modal kerja bagi para pembudidaya rumput laut yang tergabung dalam Koperasi Petani dan Nelayan (Koptanel) Elomel Ohoi Sathean.

Penyerahan simbolis dilakukan di sela-sela acara pembukaan Rapat Anggota Tahunan Koptanel Elomel  yang dipusatkan di Lokasi Pasar Tradisional Jab Faan, Ohoi Faan, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (9/4).

Direktur Utama DanaLaut, Niko Ariansyah megatakan berdasarkan informasi yang diperoleh, beberapa tahun yang lalu produksi rumput laut melimpah. Namun karena beberapa hal antara lain, masalah harga dan penyakit, produktivitasnya sempat menurun.

“Kami akan memberikan bantuan pembiayaan dalam bentuk perlengkapan produksi (tali, sampan dan lainnya), termasuk kami berikan upah lebih awal (dana awal), karena mengingat perawatan rumput laut itu selama 45 hari. Jadi selama dua bulan pertama itu kami biayai, setelah itu dari hasil rumput laut tersebut akan berputar terus,” tandas Nico.

Ia menambahkan selain pembiayaan juga akan dilakukan pendampingan, Hal ini dilakukan untuk menghasilkan rumput laut yang tidak hanya berstandar lokal tapi juga internasional. Untuk periode pinjaman rata rata 1-2 tahun dengan sistem target produksi.

Misalnya, sambung Nico, A meminjam sekian rupiah maka perusahaan akan memberikan dia sekian meter tali dan itu ada target produksinya, Untuk tahun ini DanaLaut akan menyediakan Rp10 Milyar untuk disebarkan dan harus tepat guna.

“Kami juga mengundang banyak investor di sini, untuk menumbuhkan kepercayaan satu sama lain bukan hanya investor yang percaya petani tapi petani juga harus percaya investor karena sistem kita adalah bagi hasil dan tidak berbunga jadi diharapkan sistem ini tidak akan memberatkan bagi Petani,” bebernya.

Lebih lanjut ia mengataka proyek ini akan menjadi proyek percontohan nasional yang pertama kali dilakukan oleh DanaLaut.

“Untuk itu kami akan melaukan penyerahan bantuan kepada seluruh Koptanel di Maluku Tenggara,” pungkasnya.

 

(Rey/MN)

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPCC Gelar Public Expose 2026

Jakarta (Maritimnews) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal…

1 day ago

Pelindo Gelar Coffee Morning, Sosialisasikan peralihan Nota Layanan Jasa Barang Non Petikemas

Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…

3 days ago

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

1 week ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 week ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 week ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 week ago