Di Perbatasan Indonesia Singapura, Bakamla dan BNN Akan Melakukan Latihan Bersama
MN, Jakarta – Bakamla RI dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) berencana untuk menggelar Latihan Bersama di sekitar perairan perbatasan Republik Indonesia dengan Singapura dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan Direktur Latihan Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., saat mengawali agenda rapat perencanaan Bimtek Penanganan/Penyelundupan Narkoba di Laut Tahun 2018 di Kantor Bakamla RI Rawamangun, Jl. Pemuda Kav.52, Rawamangun, Jakarta Timur, kemarin.
Maksud diselenggarakannya latihan ini untuk memberikan pembekalan kepada pengawak operasi yaitu para awak kapal patroli Bakamla RI, Kantor Kamla Zona Maritim, dan personel yang berdinas di Stasiun Pemantauan Keamanan Keselamatan (SPKKL) tentang penanganan dan pencegahan penyelundupan narkoba. Sedangkan tujuan latihan Bimtek tersebut guna meningkatkan kemampuan peserta dalam menangani penyelundupan narkoba khususnya melalui jalur laut.
“Latihan ini sangat penting memberikan pembekalan kepada pengawak operasi yaitu para awak kapal patroli Bakamla RI, Kantor Kamla Zona Maritim, dan personel yang berdinas di Stasiun Pemantauan Keamanan Keselamatan (SPKKL)” Ujar Eko.
Menurut Dirlat Bakamla RI Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., Bimtek
Penanganan/Penyelundupan Narkoba di Laut tahun ini merupakan momentum yang berharga dalam upaya kampanye memerangi peredaran narkoba melalui laut. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kerja sama antara Bakamla RI dengan BNN khususnya dalam menanggulangi peredaran narkoba melalui laut, serta terjalinnya komunikasi intensif antar kedua belah pihak.
Latihan semacam ini sudah dilakukan oleh Bakamla RI dengan BNN sebanyak empat kali. Dengan demikian diharapkan setiap pelaksanaan latihan ada peningkatan yang signifikan dalam berbagai hal baik dari segi kemampuan personel maupun strategi penanganan penyelundupan narkoba melalui laut. Dirlat juga berharap mendapat banyak masukan dari BNN, mengenai peralatan yang dapat mendukung unsur kapal patroli Bakamla RI dalam mendeteksi keberadaan dan jenis narkoba di kapal.
“Penyelundupan Narkoba di Laut tahun ini merupakan momentum yang berharga dalam upaya kampanye memerangi peredaran narkoba melalui laut. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kerja sama antara Bakamla RI dengan BNN khususnya dalam menanggulangi peredaran narkoba melalui laut” tambah Eko.
Rapat ini turut dihadiri oleh Kepala Subdirektorat Penyelenggaraan Operasi Laut Kolonel Laut (P) Imam Hidayat, S.E., Kasubditduklat Kolonel Laut (T) Robby Darwin S, S.E., Kasubditgarlat Kombes Pol Benny Iskandar, S.IK., M.Si., Kasubdit Was BB BNN Kombes Pol Basuki Effenhy, Petugas Penindakan Dit Dakjar Dep. Brantas AKP Heris Setia, S.H., dan pengawas BB BNN Brigadir Polisi Andhika Juniarto. (hsn)
Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…
Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…
Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…
Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…
Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…