Tanggapi Sisi Keselamatan Pelayaran Danau Toba, BKI Serahkan Bantuan 350 Lifejacket

Direktur Keuangan dan Administrasi BKI Timbul Tambunan (paling kiri) dan Direktur Operasi BKI Mohamad Cholil (dua dari kanan) saat menyerahkan bantuan 350 lifejacket untuk pelayaran di Danau Toba.

MN, Medan – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)/BKI memberikan bantuan lifejacket sebanyak 350 buah untuk kebutuhan operasional pelayaran di sekitar Danau Toba. Penyerahan bantuan lifejacket tersebut dilakukan oleh Direktur Operasi BKI Mohamad Cholil dalam kunjungannya bersama Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ke Danau Toba pada Minggu pagi (26/6).

Bantuan lifejacket tersebut nantinya akan tersedia di dermaga-dermaga yang berada di kawasan Danau Toba, antara lain  Pelabuhan Muara, Pelabuhan Balige, Pelabuhan Aji Bata, dan Pelabuhan Prapat Danau Toba.

“Ini merupakan peran serta BKI sebagai representasi BUMN Hadir Untuk Negeri guna meningkatkan keselamatan pelayaran nasional, khususnya untuk aktivitas pelayaran di Danau Toba”, ujar Direktur Operasi BKI Mohamad Cholil, di Parapat, Minggu (24/6).

Ia menambahkan lifejacket yang diserahkan tersebut, sudah sesuai standar keselamatan pelayaran internasional atau biasa dikenal dengan SOLAS ( Safety of Life at Sea).

Ia pun berharap dengan adanya penambahan lifejacket untuk Dermaga Tiga Ras Danau Toba, akan meningkatkan keselamatan pelayaran di sekitar Danau Toba.

Lebih lanjut, Mohamad Cholil mengatakan bahwa pengusaha pelayaran Danau Toba, penumpang kapal,  masyarakat sekitar, maupun instransi terkait lainnya  juga perlu mengetahui persoalan keselamatan dalam berlayar menggunakan kapal. Melalui websitenya, BKI juga telah memaparkan prosedur-prosedur terkait keselamatan dalam pelayaran.

Untuk para pengusaha pelayaran, tidak dianjurkan untuk menambah kapasitas penumpang melebihi dari yang disyaratkan, karena sangat berhubungan erat dengan keselamatan seluruh penumpang, barang, maupun kapal itu sendiri.

Terakhir, Cholil berpesan agar seluruh stakeholder, baik itu pengusaha pelayaran maupun masyarakat banyak untuk lebih meningkatkan kesadaran terkait keselamatan dalam berlayar.

“Semoga ke depan masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di sekitar Danau Toba serta para stakeholder terkait, dapat terus meningkatkan edukasi soal keselamatan dalam berlayar,” pungkasnya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pelindo Makassar dan Australia Jajaki Kerja Sama Maritim

Makassar (Maritimnews) - Konsulat Jenderal Australia di Makassar menjajaki peluang kerja sama maritim dan penguatan…

1 day ago

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk NTT

Jakarta (Maritimnews) - Bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dihimpun…

3 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung Program Streamlining Danantara

Jakarta (Maritimnews) - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu mendukung program streamlining atau perampingan struktur…

5 days ago

Say No To IPO; Pelindo Lebih Bermanfaat Tanpa Pasar Modal

Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…

6 days ago

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

2 weeks ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

2 weeks ago