Temui Menlu Jepang, Menteri Susi Dorong Penghapusan Tarif Bea Masuk lewat IJEPA

Menteri Susi berjabat tangan dengan Menlu Jepang Taro Kono

MN, Jakarta – Dalam lawatan resminya ke Jepang kali ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali bertemu dengan Menteri Luar Negeri Jepang (Minister Foreign Affairs Japan) Taro Kono, di kantor Kemenlu Jepang di Tokyo, Rabu (30/5). Pada pertemuan tersebut, untuk ke sekian kalinya Menteri Susi kembali menyampaikan permintaan penurunan atau bahkan pembebasan tarif bea masuk produk perikanan Indonesia ke Jepang melalui skema IJEPA (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement).

Menteri Susi mengharapkan Indonesia diberikan fasilitas tarif bea masuk pada produk perikanan sebagaimana yang telah diberikan Jepang kepada Thailand dan Vietnam. Pasalnya, selama ini Indonesia masih dikenakan tarif bea masuk rata-rata 7 persen, sehingga harga produk perikanan Indonesia sulit bersaing dengan produk Thailand dan Vietnam.

“Tolong dipertimbangkan Jepang agar Indonesia juga dibebaskan tarif bea masuk. Selama ini kami masih dikenakan tarif bea masuk 7 persen,” kata Menteri Susi dalam siaran persnya yang diterima redaksi.

Menurut Menteri Susi, Indonesia pantas mendapatkan pembebasan tarif bea masuk ini mengingat Indonesia jauh lebih gencar dalam pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) dibandingkan dua negara tersebut. Ia pun berpendapat, jika Indonesia dibebaskan tarif bea masuk, maka manfaat bukan hanya dapat dinikmati pengusaha perikanan Indonesia, tetapi juga pengusaha Jepang yang berinvestasi pada industri pengolahan hasil laut.

Terkait permintaan Menteri Susi tersebut, Menteri Taro mengatakan, pihaknya tengah melakukan review terhadap kebijakan-kebijakan perdagangan Jepang dan Indonesia. “Saya juga akan panggil Menteri Pertanian untuk menanyakan hal ini,” ujar Menteri Taro.

Tak hanya itu, dalam rangka mempercepat peningkatan ekspor produk perikanan Indonesia ke pasar internasional, Menteri Susi juga menawarkan kerja sama pembangunan enam Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) kepada Jepang, khususnya di tiga lokasi, yaitu SKPT Sabang, Morotai, dan Natuna.

Menteri Susi mengatakan, pemerintah Indonesia sedang melakukan penelitian dan evaluasi dampak dari kebijakan pengembangan SKPT, baik yang berada di wilayah barat dan timur Indonesia terhadap hasil tangkapan ikan Tuna. “Hasilnya positif. Tangkapan tuna jauh meningkat. Untuk itu, kami mengundang investor Jepang untuk berinvestasi di lokasi SKPT di Indonesia,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Taro mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk berfokus dalam asistensi pengembangan lokasi SKPT dimaksud.

Menteri Taro juga menyampaikan masukan agar Indonesia memaksimalkan promosi perikanan lokal di masing-masing SKPT yang dibangun. “SKPT dibangun bukan hanya sebagai pelabuhan kapal-kapal penangkap ikan. Jauh lebih penting justru menjadikannya sebagai sarana promosi produk perikanan yang berasal dari wilayah tersebut, sekaligus meningkatkan perekonomian daerah,” paparnya.

Sehubungan dengan penyelenggaraan Our Ocean Conference (OOC) yang akan digelar di Bali pada 29-30 Oktober 2018 mendatang, Menteri Susi mengundang kehadiran Menteri Taro yang mendapat sambutan baik. “Saya akan usahakan untuk hadir,” kata Menteri Kano.

Menteri Taro mengaku senang dengan kunjungan Menteri Susi bersama rombongan, dan berharap kerja sama Indonesia–Jepang utamanya di bidang perikanan dapat terus ditingkatkan. (hsn)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPS Tingkatkan Kepedulian terhadap Pengemudi Truk

Surabaya (Maritimnews) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh…

2 hours ago

Hingga Agustus 2026, Throughput Petikemas dan Kargo Tumbuh di Pelindo Regional 2

Jakarta (Maritimnews) - Aktivitas kepelabuhanan di wilayah kerja Pelindo Regional 2 mengalami pertumbuhan hingga Agustus…

23 hours ago

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyosialisasikan penataan peta peran korporasi kepada…

4 days ago

PMT Port Visit melalui Onboarding Budaya Perusahaan

Belawan (Maritimnews) - PT Pelindo Multi Terminal atau PMT memberikan pengalaman awal dunia kerja kepada…

4 days ago

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) berhasil menangani kebakaran yang terjadi pada…

5 days ago

Breakfast With Leader Pelindo 4 Hadapi Perubahan Pelabuhan dan Streamlining

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi internal dan keterlibatan pegawai…

6 days ago