Categories: Pernak PernikTerbaru

Jersey Terbuat Dari Sampah Laut, Klub Real Madrid Banjir Pujian

Jersey Terbuat Dari Sampah Laut, Klub Real Madrid Banjir Pujian

MN, Madrid – Real Madrid luncurkan jersey ketiga mereka untuk musim 2018/19, Senin (6/8) waktu setempat.

Hal ini dijajaki Real Madrid lewat kemitraan antara pemasok kit Adidas dan Parley for the Oceans, nirlaba yang mendedikasikan dirinya untuk tingkatkan kesadaran tentang polusi sampah plastik di laut di seluruh dunia.

Kaos itu nantinya akan berwarna karang dan seluruhnya terbuat dari Parley Ocean Plastic, gabungan bahan-bahan daur ulang.

Jersey berwarna merah karang ini seluruhnya terbuat dari bahan bekas yang didaurulang. Bahan untuk membuat kaos ini merupakan sampah plastik yang diambil dari laut

Pilihan untuk memanfaatkan sampah plastik dari laut ini merupakan komitmen Real Madrid untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah polusi dan sampah di laut, serta untuk melindungi kaanekargaman kehidupan laut. Jersey “sampah” dibuat atas kerjasama Adidas dan Parley Ocean.

Untuk perkenalkan kit barunya ini, Real Madrid kerahkan Marcelo, Nacho Fernandez, Lucas Vázquez dan Karim Benzema untuk menjadi model. Ke empatnya juga telah menjajal jersey ini dalam sebuah laga uji coba di musim lalu, ketika Real Madrid kenakan jersey buatan Parley Ocean Plastic selama pertandingan melawan Sporting Gijon pada 26 November.

El Real jadi klub terbaru yang mengadopsi kaos jenis ini, dan ikut dalam gerakan untuk tingkatkan kesadaran tentang masalah polusi dan sampah di laut, serta kehidupan laut

Musim lalu, Barcelona juga gunakan jersey daur ulang, begitu juga saat Bayern Munchen bertemu Hoffenheim pada November silam, di mana mereka ikut kenakan perangkat Adidas-Parley selama pertandingan itu.

Husni Baroqah

“Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.”

Share
Published by
Husni Baroqah

Recent Posts

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

2 hours ago

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

12 hours ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

13 hours ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

21 hours ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

2 days ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

2 days ago