Categories: PelabuhanTerbaru

Geliat Ekspor Karet Menunggu Harga Jual Petani

IPC TPK Palembang

MN, Palembang – Karet alam Sumsel menjadi salah satu komoditi penyumbang ekspor terbesar. Berdasarkan data IPC TPK Palembang, sejak tahun 2016 sampai dengan akhir 2017, throughput komoditi Karet selalu tertinggi dibanding komoditi lain, baik direct call maupun transhipment.

Tahun 2018, throughput secara keseluruhan di IPC TPK Palembang mengalami peningkatan sebesar 5 %. Khusus komoditi Karet melemah (periode Januari – Agustus 2018) yakni direct call ke Singapura turun 1%, dan transhipment melalui pelabuhan Tanjung Priok turun 14% dibanding periode sama tahun 2017.

“Throughput ekspor Karet pada tahun 2016 – 2017 kerap tertinggi dibanding komoditi lainnya seperti Kelapa dan Pupuk,” jelas Adi Saputra, Manager Area PT IPC Terminal Petikemas kepada Maritimnews, Jumat (21/9).

Sedangkan data GAPKINDO Sumsel, produksi Karet alam dari Provinsi Sumatera Selatan sebagai komoditi unggulan mengalami penurunan, yang akhirnya berdampak pada kegiatan ekspor Komoditi Karet di pelabuhan Boom Baru Palembang.

Terkait hal diatas, Asisten Sekretaris Eksekutif GAPKINDO Sumsel, Nur Ahmadi MS mengakui, bahwa melemahnya ekspor Karet Sumsel, salah satunya disebabkan produksi Karet ditingkat petani turun. Dimana petani mengurangi kegiatan penyadapan dengan alasan harga yang mereka terima rendah.

Begitu juga harga Karet dunia ikut andil menekan kegiatan ekspor, dimana harga dipengaruhi fluktuasi harga minyak, krisis ekonomi global, kondisi pabrik-pabrik ban dan persaingan antar negara produsen Karet dunia (Indonesia, Thailand dan Malaysia).

Apalagi negara penghasil Karet dunia telah bertambah sebanyak 5 (lima) antara lain, Kamboja, Laos, dan Burma sekaligus sebagai kompetitor. Keadaan tersebut jelas menjadikan tantangan tersendiri bagi produsen Karet di Provinsi Sumatera Selatan.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

3 hours ago

Budi Hartono Kembali jadi Ketum Kopkar TPK Koja Periode 2026 – 2029

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…

1 day ago

Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo Regional 4 mendukung pengembangan wawasan generasi muda melalui pertukaran pengetahuan…

3 days ago

September 2026, Throughput TPS Solid Capai 120.725 TEUs

Surabaya (Maritimnews) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali mencatat kinerja operasional yang positif periode…

4 days ago

NPCT 1 Raih ILA Award 2026 kategori Container Terminal Operator of the Year

Jakarta (Maritimnews) - Ajang Indonesia Logistics Awards (ILA) 2026 yang diselenggarakan Supply Chain Indonesia (SCI)…

5 days ago

Rekayasa Ulang BUMN Melalui Danantara Sebagai Motor Penggerak Kekuatan Ekonomi Nasional

Ditulis oleh :Arief Poyuono (Komisaris Pelindo) Jakarta 4 Oktober 2026 "Jika Anda tidak bisa memberikan…

1 week ago