Categories: HankamTerbaruTNI AL

Kenang Perjuangan Pasukan ‘M’, Pudikpomal Kodiklatal Siapkan Latihan Siswa di Ketapang-Gilimanuk

Mounumen Cekik di Ketapang Bali yang dibangun untuk mengenang jasa para pahlawan dari pasukan ‘M’.

MN, Surabaya – Dalam rangka melaksanakan latihan dan praktek (Latek) bagi siswanya, Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan Laut (Pusdikpomal) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal), mengadakan survey terhadap beberapa daerah latihan di Banongan Situbondo, Ketapang Banyuwangi, serta Gilimanuk Bali.

Survey yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut, dipimpin oleh Danseba Pusdikpomal Letkol Laut (PM) Abdul Hanan beserta beberapa perwira staf Pusdikpomal, antara lain Kapten Laut (PM) Hendra, Kapten Laut (PM) Siswanto , dan Serma POM Aji, yang didampingi Dandenpom Banyuwangi Kapten Laut (PM) Toni.

Komandan Pusdikpomal Kolonel Laut (PM) Koirul Fu’ad., S.H.  mengungkapkan bahwa kegiatan Lattek siswa digelar di Ketapang dan Gilimanuk dalam rangka napak tilas (mengenang sejarah) perjuangan Pasukan ‘M’ pada masa perang kemerdekaan sambil menyegarkan kembali kemampuan prajurit dan siswa Pusdikpomal. “Semoga dengan latihan ini,  dapat menumbuhkan militansi prajurit  dan siswa Pusdikpomal,” ujarnya.

Tempat yang telah disurvey untuk latihan pendaratan dimulai dari Banonang , Ketapang, dan diakhiri di Gilimanuk. Fu’ad mengungkapkan alasan napak tilas tersebut dimaksudkan untuk mengenang perjuangan pasukan ‘M’ yg dipimpin oleh Kapten Laut Markadi Komandan Polisi Tentara Laut Resimen II TKR Laut Malang.

Padatanggal 4 April 1946 dini hari, rombongan Pasukan ‘M’ yang dipimpin oleh kapten Markadi, komandan kompi Polisi Tentara Laut dari Resimen II TRI laut Malang untuk membantu perjuangan di Sunda Kecil berangkat dari Pelabuhan Banyuwangi dengan tiga belas Perahu Jukung dan tiga Perahu Mayang.

Di pagi harinya, para pejuang kita tersebut dikejar oleh dua kapal patroli Belanda hingga kemudian karena terdesak terjadilah pertempuran laut di Selat Bali yang mengakibatkan satu kapal patroli Belanda tenggelam. Sementara dari pasukan ‘M’ dua pejuang gugur yakni Sumeh, Darsono, dan Sidik.

Pasukan ‘M’ berhasil mendaratkan pasukannya di Pulau Bali walaupun ada dua perahu harus kembali ke Pulau Jawa untuk diperbaiki karena terkena tembakan kapal patroli Belanda yang kemudian pada malam harinya mereka berhasil mendarat di pulau Bali.

Untuk mengenang jasa para pahlawan yang berjuang dalam pertempuran tersebut, dibangunlah “Monumen Cekik” di Gilimanuk Bali. Pada monumen tersebut terpatri 290 nama para pejuang yang tergabung dalam pasukan Markadi dan para pejuang pemuda dari Bali.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

4 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

4 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

4 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

4 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

4 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

5 days ago