Categories: PelayaranTerbaru

Marine Inspector sebagai ujung tombak Keselamatan Pelayaran

Kebersamaan usai uji petik BTKP di Sekupang

MN, Batam – Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP) bersama Kanpel Batam dan Disnav Tanjung Pinang, hari Kamis, 13 September 2018 melaksanakan uji petik di Batam guna peningkatan keselamatan pelayaran sesuai amanah UU No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

Dari sisi Syahbandar, dalam hal ini Marine Inspector, bahwa uji petik atau pengujian alat-alat keselamatan pelayaran oleh Ditjen Perhubungan Laut merupakan upaya sinergitas antara Pemerintah dengan para service station dibawah Asosiasi Pengusaha Alat Keselamatan Pelayaran (Aspesindo).

Menurut Capt Oka Harry Putranto, Kepala Seksi Keselamatan Kapal Kantor Pelabuhan Batam, kegiatan uji petik BTKP telah berjalan lancar tanpa ada halangan sedikitpun. Adapun hasil yang didapat oleh BTKP di dua lokasi pelabuhan Batam, semua sudah sesuai peraturan perundang-undangan.

“Artinya pemeriksaan dan pengujian yang dilakukan oleh tim Marine Inspector Kanpel Batam selama ini, berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh institusi,” jelas Oka kepada Maritimnews, Jumat (14/9).

Tim Marine Inspector Kanpel Batam sangat konsen terhadap fungsi kelaiklautan kapal semua jenis kapal niaga maupun kapal pelayaran rakyat, terutama kapal penumpang yang ada di perairan Batam. Tidak ada kompromi dan dispensasi terkait dengan keselamatan dan keamanan pelayaran.

“Kami berusaha untuk berkoordinasi dengan semua pihak stake holder yang ada di batam, agar semua berjalan baik dan lancar,” ujarnya.

Tim Marine Inspector Kanpel Batam juga berterima kasih kepada BTKP, Aspesindo Batam, Disnav Tanjung Pinang, Humas Ditjen Hubla yang menjadikan Harbour Bay dan Pelabuhan Sekupang sebagai lokasi pengujian perdana BTKP.

“Semoga Kanpel Batam menjadi role model untuk UPT Ditjen Hubla yang lain,” pungkasnya.

Marine inspector, merekalah sejatinya adalah ujung tombak dari aspek safety of navigation. Marine inspector merupakan jabatan fungsional, bukan jabatan struktural atau jabatan ber-eselon di Kementerian Perhubungan dan bekerja sejak kapal dibangun di galangan. Mereka memeriksa konstruksi lambung, perlistrikan dan permesinan kapal sesuai standar Safety of Life at Sea (SOLAS).

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

2 days ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

2 days ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

3 days ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

4 days ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

4 days ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

5 days ago