Sertifikat Kesehatan Pelaut Masuk di Era Digitalisasi

Dirjen Hubla, R Agus H Purnomo

MN, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Ditjen Perhubungan Laut menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Dokter Penguji Kesehatan Pelaut sesuai STCW 1978 Amandemen Manila 2010 dan MLC 2006, tanggal 15 – 18 Oktober 2018 di Jakarta.

“Penting bagi Pemerintah meningkatkan kompetensi SDM para dokter penguji kesehatan pelaut, menyamakan persepsi pemeriksaan kesehatan sekaligus menerapkan sertifikasi kesehatan pelaut era digitalisasi,” jelas Dirjen Perhubungan Laut, Agus H Purnomo, di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Selasa (16/10).

Pemerintah berharap Sertifikat kesehatan pelaut yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit/Klinik Utama pilihan Ditjen Perhubungan Laut, dapat dipergunakan oleh para pelaut Indonesia untuk bekerja di mana saja dan asuransinya juga bisa dicover di mana saja

Di era digitalisasi, tegas Dirjen Agus, sertifikasi adalah suatu yang wajib dipenuhi, termasuk bagi pelaut. Apalagi jaman now telah serba online, hasil sertifikasi kesehatan pelaut harus bisa valid digunakan di mana saja dan bisa diakses di mana saja.

Selain itu, sertifikat kesehatan pelaut juga harus masuk database pelaut agar mudah diakses, sehingga semua rumah sakit/klinik utama bisa memonitor data pelaut yang sertifikatnya sudah habis masa berlakunya.

“Data para pelaut seharusnya bisa ditracking secara online, tanpa cara manual. Sehingga para pelaut bisa melakukan pemeriksaan dari rumah sakit di mana saja yang telah ditunjuk Kementerian Perhubungan,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

15 hours ago

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

3 days ago

Maret 2026, IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5%

Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…

3 days ago

IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…

3 days ago

Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan, KIOTEC Kunjungi Korsel

KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…

3 days ago

IPC TPK Bangun Fasilitas Air Bersih di Muaro Jambi

Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…

4 days ago