Ilustrasi petikemas di pelabuhan
MN, Makassar – Daya tarik petikemas sebagai fasilitas penampung barang semakin dilirik cargo owner. Kini kegiatan bongkar muat curah kering, antara lain Semen, Pupuk, Gandum, Tepung bahkan Batubara diangkut menggunakan petikemas.
Ketua DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat (APBMI) Sulsel dan Barat, Anwar Thaba mengakui, meningkatnya penggunaan petikemas menunjukkan tingkat keamanan barang yang besar. Kedepan terminal petikemas dapat menggantikan peran konvensional.
“Memang terdapat beberapa komoditi curah kering yang telah menggunakan petikemas untuk kegiatan ekspor maupun antar pulau di kawasan Indonesia Timur,” jelas Anwar Thaba kepada Maritimnews di Makassar, baru-baru ini.
Anwar Thaba tidak menampik apabila di dermaga Soekarno pelabuhan Makassar, para perusahan bongkar muat (PBM) khususnya yang menangani curah kering mengalami kendala, maka tak ada pilihan lain selain berpindah hati menggunakan petikemas.
Seperti diketahui bersama, bahwa petikemas dapat digambarkan sebagai gudang yang dapat dipindahkan, digunakan untuk pengangkut barang, merupakan perangkat perdagangan, dan sekaligus merupakan komponen dari sistem pengangkutan.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…
Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…
Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…
oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…
Jakarta (Maritimnews) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), anak usaha PT Pelindo Multi…
Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerima kunjungan kerja Balkis Kusumawati, Asisten Deputi…