Ilustrasi petikemas di pelabuhan
MN, Makassar – Daya tarik petikemas sebagai fasilitas penampung barang semakin dilirik cargo owner. Kini kegiatan bongkar muat curah kering, antara lain Semen, Pupuk, Gandum, Tepung bahkan Batubara diangkut menggunakan petikemas.
Ketua DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat (APBMI) Sulsel dan Barat, Anwar Thaba mengakui, meningkatnya penggunaan petikemas menunjukkan tingkat keamanan barang yang besar. Kedepan terminal petikemas dapat menggantikan peran konvensional.
“Memang terdapat beberapa komoditi curah kering yang telah menggunakan petikemas untuk kegiatan ekspor maupun antar pulau di kawasan Indonesia Timur,” jelas Anwar Thaba kepada Maritimnews di Makassar, baru-baru ini.
Anwar Thaba tidak menampik apabila di dermaga Soekarno pelabuhan Makassar, para perusahan bongkar muat (PBM) khususnya yang menangani curah kering mengalami kendala, maka tak ada pilihan lain selain berpindah hati menggunakan petikemas.
Seperti diketahui bersama, bahwa petikemas dapat digambarkan sebagai gudang yang dapat dipindahkan, digunakan untuk pengangkut barang, merupakan perangkat perdagangan, dan sekaligus merupakan komponen dari sistem pengangkutan.
(Bayu/MN)
Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…
Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…
Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…
Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…
Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…