Categories: PelayaranTerbaru

Kecelakaan Kapal Curah Akibat Muatan Pasir Nickel yang Mencair

Oleh: Capt Ahmad Irfan, MSc

Kabar hilangnya kapal curah milik perusahaan nasional Indonesia dengan muatan Nickel memberikan kekhawatiran terhadap keselamatan 25 orang awak kapalnya. “Kami mendoakan keselamatan untuk seluruh awak kapal, aamiin Ya Rabb”.

Untuk diketahui oleh para nahkoda khususnya dan seluruh pelaut pada umumnya serta pemilik dan manager kapal curah, bahwa muatan nickel dengan tingkat kandungan air yang tinggi akan sangat membahayakan kapal.

Akibat Free Surface Moment yang besar stabilitas kapal negatif, tidak mampu tegak kembali dan terbalik.

Sering terjadi pemilik muatan atau shippers memalsukan data muatan moisture conten (MC), flow moisture point (FMP) dan transportable moisture limit (TML).

Sering terjadi juga pemilik muatan atau shippers menyerahkan kembali muatan pasir nickel yang diatas tongkang yang telah ditolak oleh surveyor karena melewati batas TML, kepada kapal lain.

Nasehat bagi pelaut, surveyor, dan shippers

Untuk nahkoda dan mualim Jangan ragu ragu menolak muatan pasir nickel melebihi TML, cross check TML yang diberikan oleh surveyor dengan hasil TML yang kita dapatkan. Secara phisik dapat terlihat dan teraba.

Untuk Surveyor jangan pernah memalsukan data TML muatan pasir nickel karena sangat membahayakan awak kapal, kapal dan muatannya itu sendiri.

Untuk pemilik muatan atau shippers jangan pernah menyerahkan muatan pasir nickel yang kadar airnya melebihi batas TML. Jangan pernah berpikir asuransi muatan mengganti kerugian muatan jika data-data muatan pasir nickel MC, FPL, TML dipalsukan.

Untuk diketahui sekarang ini semua kapal asing tidak ada yang berani mengangkut pasir nickel dari Indonesia, kecuali dengan harga freight yang sangat tinggi luar biasa.

(Penulis, anggota dari Institute of Chartered Shipbrokers, cabang UK)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

3 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

3 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

4 days ago