Farid Padang
MN, Makassar – Makassar New Port (MNP) ditargetkan sebagai hub wilayah Indonesia timur. Untuk itu pembangunan MNP diatas lahan seluas 1.428 hektar berlanjut sampai phase ultimate, dengan fasilitas terintegrasi seperti kawasan industri dan pusat logistik berikat (PLB).
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV, Farid Padang menjelaskan, bahwa MNP direncanakan menjadi integrated economic zone dimana akan dibangun fasilitas penunjang industri di lahan reklamasi seluas sekitar 1.200 hektar yang disebut phase ultimate.
“Fasilitas MNP akan mengintegrasi kegiatan baik kepelabuhanan, logistik dan industri yang tujuannya memangkas waktu serta menekan cost logistic bagi ekspor impor maupun domestik,” terang Farid Padang kepada Maritimnews di Makassar, Rabu (11/9).
Terkait proses realisasi MNP, dari rencana pembangunan untuk tahap pertama yang keseluruhan luasnya mencapai 126 hektar. Saat ini telah rampung fasilitas dermaga sepanjang 320 meter dan lapangan penumpukan seluas 22 hektar.
“Sedangkan phase ultimate seluas 1.200 hektar atau tahap 3 adalah kawasan industri di dalam pelabuhan yang dibangun untuk kepentingan hilirisasi, sehingga semua proses kegiatan terpadu di area MNP tersebut,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Mengacu hasil survey Lembaga riset strategis Citra Nasional Network (CNN) yang dirilis…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) resmi memberikan diskon tarif tiket kapal penumpang…
Jakarta (Maritimnews) - Peningkatan arus barang melalui pelabuhan, khususnya peti kemas yang dilayani oleh PT…
Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, Pelindo Group…
Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) untuk terus memperkuat kapasitas…
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menunjukkan komitmennya mendukung kelancaran arus logistik internasional…