Anak SD Hang Tuah 1 Tanjung Priok ikut program OP Sayang Anak 2019
MN, Jakarta – Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Tanjung Priok menyelenggarakan program OP Sayang Anak bertempat di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan mengajak anak-anak Sekolah Dasar melihat secara langsung proses kegiatan kepelabuhanan, Rabu (13/11).
Kepala Bagian Tata Usaha Kantor OP Utama Tanjung Priok, Inayatur Robbany mengatakan, kegiatan diselenggarakan sebagai bentuk perwujudan slogan Ditjen Perhubungan Laut “Kerja dengan Hati” dan rangkaian program OP Tanjung Priok dalam menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Para pejabat dan staf OP Tanjung Priok terjun langsung memberikan wawasan terkait kepelabuhanan di SD Hang Tuah 1 Tanjung Priok dengan dilanjutkan mengunjungi langsung pelabuhan Tanjung Priok guna melihat beberapa kegiatan yang dilakukan di pelabuhan tersebut.
Adapun rangkaian kegiatan program “OP Sayang Anak” ditutup oleh Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Capt Hermanta, setelah usai pelaksanaan kunjungan anak-anak SD Hang Tuah 1 di wilayah pelabuhan Tanjung Priok.
Sementara itu Kepala SD Hang Tuah 1 Tanjung Priok sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh pihak OP, sekaligus berharap program OP Sayang Anak dapat dilakukan secara rutin sehingga menjadi pelopor sebagai pelabuhan yang peduli terhadap anak-anak dan masyarakat sekitar pelabuhan.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…
Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…
Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…
Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…
Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…