TPK Belawan
MN, Medan – PT Pelabuhan Indonesia I/Pelindo 1 melakukan penggabungan dua terminal petikemas, yakni Belawan International Container Terminal (BICT) dan Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB) jadi satu manajemen bernama Terminal Petikemas (TPK) Belawan.
Menurut GM TPK Belawan, Indra Pamulihan, penggabungan kedua terminal tersebut guna peningkatan revenue dan efisiensi biaya (cost reduction), berdasarkan Peraturan Direksi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Nomor PR.02/I/6/PI-20.TU tanggal 06 Januari 2020.
“Selain itu merupakan upaya dan strategi korporasi memberikan pelayanan lebih baik, untuk memenuhi customer satisfaction pengguna jasa kepelabuhanan atas layanan jasa bongkar muat petikemas yang handal dan efisien,” jelas Indra Pamulihan di Medan, Rabu (29/1).
Indra menerangkan lebih lanjut, kini dermaga eks BICT sepanjang 550 meter disebut terminal A untuk pelayanan internasional. Sedangkan dermaga eks TPKDB panjang 400 meter sebagai terminal B untuk pelayanan domestik.
“Namun tidak menutup kemungkinan untuk lintas pelayanan antara terminal A dan B, begitupun tetap harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu Periode…
Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…
Danantara Indonesia dinilai turut memberikan optimisme kepada publik karena sinyal kinerja positif. Capaian itu terekam…
Jakarta (Maritimnews) – Panel Survey Indonesia (PSI) merilis hasil survei nasional mengenai Tingkat Kepuasan Masyarakat…
Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…