Latihan renang Kowal Satfib Koarmada II.
MN, Surabaya – Tak mau kalah dengan para prajurit pria, Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada II menempa diri dengan berlatih teknik dan fisik renang laut, di Kolam Basin Koarmada II, Ujung, Surabaya, Rabu (5/8).
Sebelum latihan renang dimulai, para Srikandi-Srikandi Ini terlebih dahulu melaksanakan pemanasan fisik dengan dipandu pelatih, di Dermaga Ponton, Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair).
Komandan Satfib Koarmada II Kolonel Laut (P) Teguh Iman Wibowo menjelaskan bahwa latihan ini pada dasarnya untuk melatih dan mempertahankan kemampuan para srikandi lautan tersebut sebagai upaya menghadapi berbagai tantangan ke depannya.
“Pelaksanaan latihan renang laut kepada Prajurit Kowal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fisik dan mempertahankan kemampuan renang yang dimiliki oleh prajurit Kowal. Di samping itu, latihan ini juga bertujuan agar terbentuk postur dan stamina Prajurit Kowal yang kuat dalam menghadapi tuntutan kerja ke depan, serta semakin profesional dalam bidangnya masing-masing,” terangnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa latihan merupakan bentuk pelaksanaan amanat dari Pangkoarmada II untuk menuju Wolrd Class Navy.
“Hal ini sejalan dengan apa yang ditekankan Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto agar seluruh prajurit giat berlatih dan berlatih demi meningkatkan profesionalisme prajurit matra laut, demi menuju TNI AL yang berkelas dunia,” pungkasnya.
Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…
Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…
Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…