Salah satu dermaga pelabuhan Panjang
MN, Banten – Seiring pesatnya kemajuan pelabuhan Panjang di provinsi Lampung, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan bahasan mengenai Penetapan Alur Pelayaran Pelabuhan Panjang, tujuannya agar ikut perkembangan infrastruktur dan aktivitas perekonomian di Provinsi tersebut.
“Alur pelayaran segera ditetapkan melalui keputusan Menteri untuk digunakan oleh semua armada pelayaran yang akan memasuki pelabuhan Panjang, dimana nantinya dalam KM akan mengatur tata cara berlalu lintas, sistem rute, dan area labuh kapal sesuai dengan kepentingannya,” jelas Direktur Kenavigasian, Hengki Angkasawan di Anyer Banten, Selasa (24/11).
Hengki Angkasawan menegaskan bahwa, penetapan alur pelayaran baru harus sejalan dengan perkembangan infrastruktur dan aktivitas perekonomian di Provinsi Lampung, jasa transportasi baik penumpang maupun barang umumnya dilayani melalui angkutan udara dan laut.
Seperti diketahui saat ini pelabuhan Panjang sedang tumbuh dan berkembang menjadi pelabuhan samudera yang melayani pelayaran antar pulau dan antar negara. Pembangunan pelabuhan Panjang dengan menambah fasilitas dan peralatan penunjang dilakukan secara bertahap, sejalan tuntutan pengguna jasa serta perdagangan International.
(Bayu/MN)
Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…
Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…
Oleh: Capt Ahmad Irfan, MSc (MICS) ex IIC KNKT KM. Senopati Nusantara, KM Tristar, KM…
Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…
Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…
Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…