Categories: KKPTerbaru

KKP Himbau Masyarakat Waspadai Ikan Alligator Gar

    Salah satu upaya pengamanan oleh tim PSDKP terhadap ikan Alligator gar di masyarakat

MN, Jakarta – Alligator gar berasal dari sungai Amazon Amerika Serikat merupakan jenis ikan langka yang tidak boleh dipelihara karena ada larangan dalam UU Nomor 31 Tahun 2004 dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014.

Disebutkan bahwa larangan karena Alligator gar di perairan yang kerap dijuluki bajak laut, termasuk jenis berbahaya dan bersifat invasif serta merusak ekosistem alami.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merespon maraknya peredaran ikan katagori membahayakan itu, dengan mendorong peran masyarakat melestarikan sumber daya perikanan dengan ikut menjaga sektor kelautan dan perikanan.

Seperti baru-baru ini sebagai upaya pengamanan, Pengawas Perikanan di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tarakan mengamankan 24 jenis alligator gar di sejumlah tempat pada Kamis (8/4).

Berdasarkan penuturan para pemilik yang menyerahkan secara sukarela, ikan-ikan langka tersebut diperoleh dari wilayah Samarinda dan Surabaya.

Menurut plt Dirjen PSDKP, Antam Novambar di Jakarta, Minggu (18/4), bahwa pengamanan dimaksud adalah memberikan pemahaman kepada para pemilik ikan terkait potensi ancaman yang diakibatkan oleh ikan Alligator gar terhadap keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan.

Untuk mengantisipasi meluasnya peredaran Alligator gar di Indonesia, pihak Ditjen PSDKP KKP melalui tim Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan akan semakin memperketat pengawasan terhadap peredaran ikan jenis berbahaya, antara lain alligator gar.

Apalagi telah ditegaskan dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 19 Tahun 2020, yang menetapkan kriteria ikan dilarang dibudidayakan dan diedarkan di Indonesia, diantaranya bersifat buas atau pemangsa bagi Ikan spesies lain yang dapat mengancam penurunan populasi ikan lainnya, mengandung racun/biotoksin, bersifat parasit, dan membahayakan keselamatan jiwa manusia.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

1 day ago

Dukung Asta Cita dan SDGs, IPC TPK Perkuat Kebersihan Palembang

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…

2 days ago

IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional bersama The North Green Movement

Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…

2 days ago

IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real Time kepada Bappenas RI

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…

2 days ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi dikondisi Karhutla

Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…

2 days ago

Proses Transisi Operasional, TPK Koja Apresiasi Trucking

Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…

4 days ago