Capt Wisnu: Digitalisasi Harus Mampu Tekan Praktek Pungli

Capt Wisnu Handoko

MN, Jakarta – Dalam rangka pelabuhan Tanjung Priok bersih dari pungli agar terjadi kelancaran logistik dari hulu ke hilir, pihak Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Tanjung Priok terus berupaya mempersempit praktek pungli melalui digitalisasi, salah satunya dengan penerapan National Logistic Ecosystem (NLE) dan Indonesia National Single Windows (INSW).

“Kami berupaya menyetop Pungli dan kemacetan. Itu dua hal yang sedang kita upayakan saat ini. Untuk kemacetan, kita mengatasinya dengan mengoptimalkan buffer area,” kata Kepala OP Utama Tanjung Priok, Capt Wisnu Handoko selaku pembicara webinar bertajuk “Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, Apa Solusinya?” zoom meeting oleh Maritime Research Institute (Marin) Nusantara, Rabu (14/7).

Menurut Capt Wisnu, terkait pungli dan kemacetan harus dibedakan mana yang berada di luar pelabuhan atau di area pelabuhan, karena hal itu juga berbeda penanganannya. Kita sebut saja aktornya misal, petugas pemerintahan, pegawai pelabuhan atau preman/pak Ogah. Ketiga pelaku tersebut ditangani secara berbeda dalam pemberantasannya dan hukuman pun beda.

Inti permasalahan Pungli, tegas Capt Wisnu, berada pada kesenjangan dan kesejahteraan. Kalau kesenjangan bisa diberantas dan kesejahteraan bisa ditingkatkan, maka praktek pungli bisa jadi tidak ada. Pihaknya dan instansi terkait telah melakukan cara-cara yang tegas dalam menindak pelaku dan cara humanis atau meng-wongke (meng-orangkan) para stakeholder pelabuhan, terutama para sopir truk.

“Melalui program digitalisasi, kami telah melibatkan seluruh ekosistem dan itu memang tidak mudah, kita harus bisa petakan, praktek punglinya berada di luar pelabuhan atau di area pelabuhan agar penanganannya tepat sasaran,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPCC Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

Jakarta (Maritimnews) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), anak usaha PT Pelindo Multi…

3 hours ago

Kemenko Infra Kunjungi TPS, Tinjau Konektivitas Maritim dan Multimoda di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerima kunjungan kerja Balkis Kusumawati, Asisten Deputi…

9 hours ago

IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Tanjung Priok memperkuat komitmen dalam mewujudkan…

15 hours ago

IMO dan Delegasi Jepang Tinjau IPC TPK Integrated Planning & Control Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mengukuhkan posisi sebagai pusat benchmarking global melalui…

16 hours ago

Pelindo Mengaplikasikan Visi Besar Prabowo Subianto Pada Ketahanan Pangan

Ditulis oleh: Arief Poyuono SE,MKom (Komisaris Pelindo) Pelabuhan dan terminal yang tersebar di seluruh dunia…

3 days ago

IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional, Throughput Tembus 2,8 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – Penutupan Triwulan III tahun 2026, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan…

3 days ago