Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi saat meninjau proses vaksinasi yang dilakukan di kapal vaksinasi Ocean Combat.
MN, Jakarta – Bupati Kepulauan Seribu Junaedi berharap kesuksesan pemberian vaksin bagi masyarakat bisa segera mempercepat pemulihan berbagai aktifitas perekonomian di wilayahnya, utamanya yang terkait dengan sektor pariwisata.
Ini diungkapkan satu – satunya bupati yang ada di Jakarta ini saat menghadiri acara pemberian vaksin bagi 1.000 orang masyarakat Kepulauan Seribu bersama Menteri Kesehatan dan pimpinan MPR, yang didukung oleh Fastlab di Dermaga Cinta, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Kamis (23/9).
Sebagai informasi, Kabupaten Kepulauan Seribu telah berhasil menyuntikan vaksin dosis pertama kepada 93% masyarakatnya. Lebih dari itu, dengan bantuan dari Fastlab, dari 22.298 orang yang menjadi target vaksinasi wilayah ini, sebanyak 65% lebih telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua.
“Insya Allah dosis dua juga kami sudah mencapai 60% setelah ini juga kami bisa mencapai 70%. Sehingga bisa dikatakan wilayah Pulau Seribu untuk dosis dua bisa dikatakan wilayah kuning lalu hijau,” ungkapnya.
Dengan kondisi yang sudah tercapai seperti ini, Junaedi beraharap pariwisata bisa segera dibuka kembali. Dengan kehadiran Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang berkunjung dan menikmati berbagai destinasi wisata di sana, ia makin optimis kondisi tersebut bisa terlaksana dalam waktu dekat. Ditambah, raihan prestasi Anugrah Desa Wisata Indonesia yang baru saja diterima oleh wilayah yang beberapa pulau diantaranya memiliki kaitan erat dengan sejarah kolonialisme Belanda.
“Alhamdulillah, Pulau Seribu kemaren kita mendapat Anugrah Desa Wisata Indonesia. Kemaren Pak Menteri Parekraf yang luar biasa hadir, sambil berenang mereka. Dan kita dari jumlah 1800 yang ikut, kita terpilih menjadi 40 besar,” tukasnya.
Ke depan, melihat potensi besar yang dimiliki wilayah yang dipimpinnya ini, Junaedi bermimpi gugusan pulau di utara ibu kota ini bisa sejajar dengan berbagai destinasi wisata bahari kelas dunia.
“Mudah-mudahan kita terpilih menjadi dua atau tiga besar sebagai daerah wisata sesuai dengan peraturan pemerintah yang ditetapkan untuk menjadi kawasan pariwisata nasional. Mudah-mudahan ini bisa terbangun seperti Maldivenya Indonesia,” pungkasnya.
Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…
Surabaya (Maritimnews) - Kolaborasi antar instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan layanan logistik efisien, transparan,…
Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…
Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…
Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…
Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…