Bahas Persoalan Pelaut, SPSU Lakukan Lawatan ke Berbagai Instansi

 

Direktur PWNI & BHI Judha Nugraha (kiri) bersama Ketua Umum SPSU Anwar Abdul Dalewa (kanan).

 

Jakarta (Maritimnews) – Serikat Pelaut Sulawesi Utara (SPSU) dalam beberapa pekan terakhir melakukan kunjungan ke berbagai instansi untuk membahas persoalan pelaut.

Menurut Ketua umum SPSU Anwar Abdul Dalewa, kegiatannya berkeliling ke beberapa kementerian itu dalam rangka bersilaturahmi dengan mitra kerja. Selain itu, pihaknya terus mendiskusikan masalah perlindungan pelaut Indonesia baik yang bekerja di tingkat nasional maupun tingkat internasional.

“Lumayan banyak yang dibahas dari segi standar upah, sertifikasi, jaminan sosial serta hak cuti bagi Pelaut. SPSU berharap harga Diklat sertifikasi di seluruh badan Diklat di tanah air tidak ada perbedaan,” ungkap Anwar kepada maritimnews, Minggu (3/4).

Mitra kerja yang ditemui Ketua Umum SPSU di antaranya berdiskusi dengan Ditkapel Kemenhub RI. Pertemuan itu atas nama Aliansi Pelaut Indonesia karena turut hadir beberapa pelaut yang di luar keorganisasian SPSU.

“Yang menerima kami adalah Kasubdit Ditkapel Capt Jaja Suparman pada 22 Maret 2022. Kemudian pada 28 Maret 2022, kami mengunjungi KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) yang menyambut adalah Pak Muhammad Iqbal dari Direktorat Alat Tangkap. Kami membahas perihal persoalan pelaut perikanan baik di dalam maupun di luar negeri,” jelasnya

SPSU selanjutnya bertemu Kementerian Luar Negeri RI. Anwar menyambangi Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia & Bantuan Hukum Indonesia (PWNI & BHI) dan langsung bertemu dengan Direktur PWNI & PHI Judha Nugraha.

“Masalah yang dibahas adalah perlindungan Warga negara yang bekerja di luar negeri terkhusus bagi pelaut berhubung selama ini pelaut kerap terjadi permasalahan di luar negeri baik pelaut niaga maupun pelaut perikanan. Masalah yang sering dihadapi seperti masalah upah, dan lain sebagainya termasuk pelanggaran kemanusiaan, eksploitasi serta TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang),” beber Anwar.

Ia optimis berbagai pertemuan ini akan menghasilkan jalan keluar yang baik bagi permasalahan pelaut Indonesia. Melalui sinergi yang intensif antara SPSU dengan pemerintah, maka diharapkan para pelaut yang tergabung dengan SPSU dapat meningkat kesejahteraannya. (*)

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

11 hours ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

1 day ago

Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Partisipasi TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…

1 day ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Perkuat Sinergi Lewat Customer Rafting

Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…

2 days ago

Agustus 2026, TPS Catat Throughput 128 Ribu TEUs

Surabaya (Maritimnews) - Kinerja arus petikemas (throughput) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk bulan Agustus…

2 days ago

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

3 days ago