Categories: GeopolitikTerbaru

Survei Prabowo-Gibran Unggul 50 Persen, ProGib Nusantara Tetap Fokus Bidik Kemenangan Sekali Putaran

Ketua Umum Relawan ProGib Nusantara (PGN), Hafif Assaf (tengah)/Ist

Jakarta (Maritimnews) – Ketua Umum Relawan ProGib Nusantara (PGN), Hafif Assaf mengapresiasi hasil survei media asing, The Economist, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan dukungan sebesar 50 persen. Hafif menyebut, hasil survei ini menjadi dorongan dan penambah motivasi bagi seluruh organ relawan dan pendukung Prabowo-Gibran  untuk terus berjuang memenangkan paslon nomor urut 2 itu dalam sekali putaran Pilpres 2024.

“Kami tentu mengapresiasi hasil survei tersebut. Kami pun akan tetap berjuang dengan semangat agar Pak Prabowo dan Mas Gibran bisa menang sekali putaran,” kata Hafif.

Ditambahkan oleh Ketua DPP Hubungan Kelembagaan Relawan ProGib Nusantara, Rully Satria menjelaskan, Relawan PGN fokus kerja-kerja elektoral untuk mendukung Prabowo-Gibran untuk menang sekali putaran. Sehingga dapat menghemat keuangan negara dalam pelaksanaan pemilu dan mempercepat pembangunan bangsa.

Disamping itu, Bendahara Umum Relawan ProGib Nusantara, Abi Alamsyah juga menyampaikan kembali dan mengajak semua komponen anak bangsa agar proses kampanye tetap dilakukan secara aman dan damai. “Tetap kedepankan kampanye damai dan jaga persatuan kesatuan bangsa. Karena nilai persatuan sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan bangsa yang semakin besar dan kompleks kedepannya,” ujar Abi.

Sebelumnya, The Economist merilis hasil survei yang menunjukkan bahwa paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan dukungan sebesar 50 persen. Data ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan per 16 Januari 2024.

Laporan itu terangkum dalam artikel The Economist dalam judul ‘Who Will be The Next President of Indonesia’ yang dirilis pada Rabu (24/1/2024). Survei tersebut mencoba memantau siapa calon presiden yang bertarung dan bagaimana dukungan terhadap ketiga kandidat, yaitu Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo.

Adapun hasil survei untuk ketiga capres, yakni Prabowo sebesar 50 persen, Ganjar 23 persen, dan Anies 21 persen. Meski terdapat penurunan suara antara periode September hingga Oktober 2023, tetapi elektabilitas Prabowo terus mengalami kenaikan pada 31 Oktober 2023 hingga Januari 2024.

Media asal Inggris itu juga menyebut sosok Prabowo jika terpilih sebagai Presiden Indonesia akan meneruskan program Presiden Joko Widodo.

“Prabowo tidak hanya menganut paham ‘Jokowinomics’, yaitu pembangunan berbasis infrastruktur, tetapi juga menggandeng putra Jokowi yang berusia 36 tahun, Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangannya,” demikian tulis The Economist. (*)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

5 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

1 week ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago