Jakarta (Maritimnews) – Pelabuhan Tanjung Priok kini pakai sistem Phinnisi dalam melayani pengadaan air bersih ke kapal. Hal itu memungkinkan permintaan disampaikan secara terintegrasi, mulai dari pengajuan hingga verifikasi realisasi sehingga memberikan kepastian layanan dan efisiensi operasional bagi pengguna jasa.
Sosialisasi layanan tersebut telah dilaksanakan dengan tema “Permintaan Pelayanan Air Bersih untuk Kapal melalui Sistem Phinnisi” di Gedung Kantor Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Kamis (22/01) yang dihadiri perwakilan KSOP Utama Tanjung Priok, DPC INSA JAYA beserta jajaran pengurus, serta sejumlah Perusahaan Pelayaran yang beroperasi di pelabuhan Priok Jakarta.
Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra menyatakan, bahwa implementasi permintaan layanan air bersih melalui Sistem Phinnisi merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses.
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman selaras terkait alur permintaan dan pelaksanaan pelayanan air bersih melalui Sistem Phinnisi. Tentunya diharapkan kedepan mampu mendukung kelancaran arus kapal, meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan, serta memperkuat kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan pelabuhan Tanjung Priok.
(Bayu Jagadsea/MN)
Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…
Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…
Oleh: Capt Ahmad Irfan, MSc (MICS) ex IIC KNKT KM. Senopati Nusantara, KM Tristar, KM…
Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…
Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…
Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…