Categories: TerbaruTNI AL

Jelang HUT Ke-54, Kopaska TNI AL Latih Wartawan Menyelam

Suasana latihan selam wartawan. (Foto: Nely/TJI)

Maritimnews, Jakarta – Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL akan merayakan Hari jadinya ke-54 pada 31 Maret 2016. Dalam rangkaian HUT tersebut, Kopaska TNI AL bekerja sama dengan Tourism Journalist Indonesia akan mengadakan kegiatan menyelam di Pantai Bansring, Banyumwangi, Jawa Timur, 23-27 Maret 2016 mendatang.

Sebanyak 11 wartawan dari berbagai media, baik cetak, elektronik maupun online mengikuti sesi pelatihan dasar menyelam di Kolam Renang Senayan, Jakarta, 12-13 Maret 2016 lalu. Dalam sesi pelatihan itu, para wartawan dipandun oleh 3 instruktur selam dari Kopaska, yaitu Mayor Laut (P) Agus Yudho, Kapten Laut Domi dan Kapten Laut Yudho.

Pelatihan dasar yang dikhususkan bagi penyelam pemula itu lebih dititik beratkan pada pengenalan alat dan teknik-teknik dasar menyelam. Mayor Laut (P) Agus Yudho dalam penyampaiannya mengurai bahwa menyelam merupakan kegiatan yang sangat mengasyikan. Kita bisa mengetahui pesona bawah air Indonesia sebagai surga selam dunia.

“Jangan takut ketika kita menyelam, karena menyelam itu sangat asyik. Asalkan kalian mengetahui cara-caranya, karena semua ada ilmunya dan peraturannya,” ujar Agus kepada peserta latihan.

Lebih lanjut, lulusan AAL tahun 1998 itu mengungkapkan menyelam di air tawar dalam hal ini kolam renang berbeda dengan menyelam di laut. Sambungnya, karena dengan kadar garamnya, menyelam di laut jauh lebih ringan dibanding di air tawar.

“Saya yakin pasti kalian akan ketagihan menyelam di laut ditambah sambil melihat pemandangan bawah laut yang bagus,” selorohnya.

Cuma pesan Agus, tetap harus mematuhi guide yang memandunya. Terlebih pada hari-H nanti, dengan pesona bawah laut di Perairan Bangsirng, Banyuwangi yang indah para peserta tetap harus memperhatikan keselamatan. “Jika ada peserta yang tidak mematuhi peraturan kita akan berikan hukuman nanti,” pungkasnya kepada para peserta.

Kegiatan yang juga bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Banyuwangi itu akan diselingi dengan pelepasan anak penyu (tukik) dan para peserta tidur di tenda yang disediakan di sekitar Pantai Bangsring.

Korps bermotto Tan Hana Wighna Tan Sirna, yang berarti tak ada rintangan yang tak dapat diatasi itu didirikan pada 31 Maret 1962 dalam rangka mendukung Operasi Trikora dalam membebaskan Irian Barat. Sejak berdirinya hingga saat ini, Korps Baret Merah Maron itu kerap melakukan operasi-operasi untuk tegaknya kedaulatan NKRI. (JUN)

 

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

3 hours ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

1 day ago

Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Partisipasi TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…

1 day ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Perkuat Sinergi Lewat Customer Rafting

Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…

2 days ago

Agustus 2026, TPS Catat Throughput 128 Ribu TEUs

Surabaya (Maritimnews) - Kinerja arus petikemas (throughput) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk bulan Agustus…

2 days ago

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

3 days ago