Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di seluruh wilayah perairan Indonesia. Peringatan dini mulai berlaku pada tanggal 5 Mei 2016 pukul 19.00 dan akan berakhir pada 6 Mei 2016 pukul 19.00.
Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4.0 m.
Untuk ketegori yang pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m – 2,5 m mencakup Laut Andaman, perairan utara dan Barat Aceh, perairan Kepulauan Simeuleu hingga perairan Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu hingga Enggano, Selat Sunda, Samudera Hindia Barat Aceh hingga Bengkulu, perairan selatan Pulau Sumba hingga Pulau Rote, Laut Suwu, Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur, perairan selatan Kepulauan Tanimbar, perairan timur Kepualauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, Laut Arafuru bagian tengah dan timur, Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua, perairan timur Filipina, serta Samudera Pasifik timur Filipina.
Sedangkan untuk kategori yang ke dua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m mencakup perairan barat Lampung, perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumbawa, serta Samudera Hindia barat Enggano hingga selatan Pulau Enggano. (APS)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…
Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…
Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…