Siapa Bilang Diving itu Susah?

Menyelam di laut

MN, Lampung – Olah raga selam (diving) merupakan olah raga yang dapat menguji adrenalin seseorang. Diving di dasar laut sambil menikmati keindahan panorama biota laut menjadi daya tarik tersendiri bagi para penyelam. Memang agak menyeramkan dan membahayakan bilamana diving tidak mengikuti prosedur yang benar.

Tetapi bagi yang mengikuti prosedur, kegiatan ini menjadi tidak menakutkan dan jauh lebih menyenangkan. Dalam kesempatan ini, anggota klub Selam Polinela Diving Club, Ana Khuswatun Muharomah yang berasal dari Lampung ingin berbagi cerita dan tips menyelam yang lebih dikhususkan untuk masyarakat umum dan penyelam pemula.

Ana yang merupakan lulusan Program Studi Perikanan Politeknik Negeri Lampung ini mengingatkan bahwa diving merupakan kegiatan yang sungguh mengasyikkan. Serta tidak perlu khawatir dan tidak harus bisa berenang untuk mengikuti kegiatan ini, asal memiliki kesehatan yang prima alias tidak memiliki penyakit.

“Kunci utamnya harus sehat wal afiat, tidak punya pilek, epilepsi, jantung, sinusitis dan penyakit berbahaya lainnya. Karena diving merupakan salah satu olah raga yang menuntut kejujuran diri,” ujar Ana.

Ana mengimbau, jika kondisi badan sedang dalam keadaan kurang fit lebih baik jangan diteruskan. Kemudian faktor utama lainnya dalam diving adalah ada niat untuk mencoba belajar diving dan membiasakan bernafas dengan mulut.

“Kalau tubuh lagi enggak oke tidak perlu melanjutkan diving dari pada nantinya gak bisa diving selamanya (meninggal-red),” seloroh gadis berusia 22 tahun itu.

Lebih lanjut, Ana menerangkan para penyelam tidak perlu khawatir dengan hal-hal yang tidak diinginkan selagi SOP diving dilaksanakan dengan baik. Selain itu, dalam menyelam tidak boleh sendirian atau harus ditemani oleh seorang kawan (buddy-red). Tujuannya agar dapat saling memantau dan mengingatkan kawannya jika si kawan tidak menggunakan SOP yang baik.

“Yang pasti kita jangan panik, itu kunci utamanya. Makannya peran buddy di sini sangat penting,” tambahnya.

Soal belum diminatinya diving bagi kalangan remaja, Ana menyatakan masih banyak orang yang berfikir kalau diving itu harus bisa berenang. Padahal dalam menanamkan cinta laut dan cinta bahari, diving merupakan sarana yang tepat.

Apalagi dalam visi pemerintah saat ini dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Diving merupakan wahana dalam membangun budaya maritim, yang merupakan pilar pertama pembangunan maritim Indonesia.

“Kebanyakan orang males belajar diving ya salah satu nya karena gak bisa berenang, justru malah dengan diving secara otodidak kita akan bisa berenang,” bebernya.

Wanita yang telah mengantongi level diving A2 (Advance) dan memiliki pengalaman menyelam di Lampung, Kepulauan Seribu dan Makassar ini menuturkan orang enggan diving karena lantaran takut tenggelam dan tidak bisa berenang. “Nah persepsi itu tuh yang harus diganti, diving kan memang untuk tenggelam di dalam air ngapain takut tenggelam,” ucapnya.

Masih kata Ana, bagi penyelam pemula tentu akan dibekali dengan pengetahuan dasar menyelam. Misalnya seperti breathing (bernafas), mengayuh, maskclearing ( membersihkan masker dari embun), dan equalizing (penyamaan tekanan gendang telinga dengan tekanan di dalam air).

Adapun alat yang digunakan dalam meyelam yang juga harus diketahui oleh para penyelam adalah Scuba Gear. Scuba sendiri yakni singkatan dari Self Contained Under Water Breathing Aparatus.

Alat-alat scuba itu meliputi masker, snorkel, fins, booties, wetsuit, BCD (bouyanci control divace) atau rompi apung, regulator, tabung, wigtbelt. Kemudian cara memasang dan menggunakannya tentu akan dicontohkan terlebih dahulu oleh para Instruktur Selam.

“Nah sekarang selamat mencoba untuk diving, jadi gak perlu khawatir dan takut lagi yaa,” tutup Ana yang saat ini juga bekerja sebagai Teknisi Laboratorium Perikanan di Bandar Lampung.

Bagi anda yang berminat untuk menyelam bisa menghubungi Latihan Diving di Polinela Diving Club dan bisa menanyakan lebih lanjut kepada Ana di nomor hand phone (Call/WA) 085768669319  dan Pin BB: 548a7505. (Tan)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Tingkatkan Daya Saing, IPC TPK Panjang Punya QCC Post Panamax

Bandar Lampung (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan daya saing sekaligus penguatan infrastruktur bongkar muat, IPC…

1 day ago

Pengembangan Pelabuhan Korido Dapat Dukungan Penuh Pemprov Papua

Korido (Maritimnews) - Dalam rangka memperkuat konektivitas wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) dan…

3 days ago

Forum Kehumasan Pelindo 2026 Dihadiri Achmad Muchtasyar di Makassar

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) terus memperkuat kapasitas komunikasi korporasi di tengah tantangan…

4 days ago

Koperasi KS TKBM Pelabuhan Priok Gelar RAT 2026 Tema Akselerasi Digitalisasi

Jakarta (Maritimnews) - Akselerasi digitalisasi untuk mewujudkan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Karya Sejahtera…

5 days ago

Kolaborasi SPTP dan Pemkot Surabaya Jelang Idul Adha 1447 H

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)…

5 days ago

IPC TPK Panjang Moncer, Tingkatkan Efisiensi Ekspor

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang semakin moncer setelah kehadiran Quay…

6 days ago