ALP Bakal Tambah 3 Kapal untuk Layani Short Sea Shipping

Kapal Roro

MNOL, Jakarta – Dalam rangka mendukung program Tol Laut dan Short Sea Shipping, PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) bakal menambah 3 kapal untuk melayani rute Tanjung Priok Jakarta – Panjang Lampung.

“Rencananya ALP ingin menambah tiga kapal, sehingga keseluruhan kapal RoRo menjadi enam kapal yang akan melayani kegiatan short sea shipping, khususnya rute Jakarta-Lampung-Jakarta,” jelas Syarifuddin Mallarangan Wakil Direktur Utama PT Atosim Lampung Pelayaran di pelabuhan ex President Tanjung Priok, Senin (27/6).

Sebagai perusahaan yang terbilang baru dalam melayani kegiatan angkutan laut, ALP telah memiliki kapal Roll on-Roll off (RoRo) sebanyak 3 Kapal yaitu KM. Mutiara Sentosa II, KM. Mutiara Sentosa III dan KM. Mutiara Timur I melayani Rute Tanjung Priok – Panjang (PP), dengan one way trip nya memakan waktu tempuh perjalanan kurang lebih 11 jam. Kapasitas angkut sebanyak 200 kendaraan dan 600 penumpang.

Syarifuddin Mallarangan menambahkan, bahwa rute kapal laut Jakarta-Lampung-Jakarta mempunyai prospek yang sangat bagus. Ada nilai tambah yang didapat pengguna jasa dari kegiatan short sea shipping kapal-kapal RoRo milik ALP antara lain, menekan biaya bagi penumpang maupun kendaraan, memelihara perawatan jalan raya, penghematan perawatan kendaraan truk (truk yang melalui jalan darat dibanding truk menggunakan kapal laut ke Lampung/Jakarta), juga faktor keamanan barang.

“Kapal RoRo milik ALP yang melayani jarak pendek seperti rute Jakarta – Lampung – Jakarta akan menjadi alternatif pilihan masyarakat, pemilik barang, dan perusahaan logistik. Kami yakin kedepan prospek short sea shipping bakal jadi pilihan utama sebab secara hitungan biaya dapat lebih menghemat. Untuk tarif penumpang, pihak ALP hanya menaikkan 20% saja dari tarif angkutan kapal ferry Merak – Bakauheuni, padahal dari segi jarak tempuh sangat jauh berbeda,” kata Syarifuddin didampingi Direktur Komersil PT ALP Asep Suparman kepada Maritimnews.

Saat ini kegiatan short sea shipping terbilang kegiatan baru, baik untuk PT ALP maupun Syahbandar, Karantina, dan Kepanduan pelabuhan Tanjung Priok. Karena di pelabuhan tersebut terbiasa dengan kegiatan jarak jauh yang aktifitas Kapal penumpang nya seminggu atau dua minggu sekali. “Sedangkan jadwal Kapal ALP rute Tanjung Priok-Lampung adalah setiap hari per trip. Ini butuh waktu untuk penyesuaian bagi semua pihak,” terang Syarifuddin.

Mengenai fasilitas di kapal-kapal rute Tanjung Priok-Panjang-Tanjung Priok,  ALP menyediakan juga kamar very important person (VIP) selain kamar standar. Keseluruhan kamar memakai fasilitas air conditioner (AC), dimana hal itu demi kenyamanan para penumpang tanpa membeda-bedakan kelas. Kenyamanan dan keamanan penumpang/pengguna jasa Kapal RoRo milik ALP selalu menjadi prioritas perusahaan. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

2 days ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

5 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

5 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

7 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

1 week ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

1 week ago