Asuransi Syariah Siap Garap Lini Bisnis Maritim

MNOL, Jakarta – Sekjen Assosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), Tati Febriyanti menyatakan, asuransi syariah siap meng-cover industri maritim di Indonesia. Baik itu asuransi kapal, cargo serta jaminan kesehatan para awak kapal.

Sebab, dalam hal produk asuransi syariah memiliki jumlah yang sama dengan asuransi konvensional. “Baik itu dari kapalnya, cargonya karena kita sebetulnya ada asuransi yang meng-cover itu. Sehingga kita sudah bisa juga men-support perkembangan pertumbuhan maritim di Indonesia,” ujar Tati saat ditemui wartawan di Jakarta, Kamis (23/6).

Salah satu hal yang akan digarap adalah pengadaan kapal penangkap ikan yang saat ini sedang digalakkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Contohnya kita sedang membuat banyak sekali kapal-kapal untuk  penangkap ikan, yah dan hal itu pasti butuh juga support asuransi,” jelasnya.

Namun ketika ditanya berapa persen potensi yang siap digarap oleh asuransi syariah akan industri yang berhubungan dengan kelautan tersebut. Tati mengaku belum menghitungnya.

Sebab, poros maritim sendiri yang dicanangkan oleh pemerintah tersebut masih dalam proses pembentukan.

“Itukan salah satu project yang dicanangkan oleh Pak Jokowi pastinya ke depannya ini kan lagi proses pasti akan banyak kebutuhan-kebutuhan yang terkait dengan maritim,” jelasnya.

Menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Julian Noor, lini bisnis asuransi yang bergerak di sektor produktif akan lebih cemerlang tahun ini.

Dalam sektor Maritim, Julian menyebutkan, terjadi peningkatan premi asuransi. Seperti asuransi kerangka kapal (marine hull) dan asuransi pengangkutan (cargo), permesinan (engineering), asuransi kredit, termasuk penjaminan (suretyship) pada kuartal I 2016.

Menurut data AAUI, pertumbuhan premi sektor produktif ini memang lebih tinggi 15 persen pada kuartal I 2016 dibandingkan dengan asuransi untuk lini bisnis konsumtif, seperti asuransi properti, dan asuransi kendaraan bermotor yang masing-masing hanya bertumbuh 2,1 persen, dan 0,8 persen. (RM/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

2 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

4 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

1 week ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

1 week ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago