PPSA Solusi Kemudahan Bagi Pengguna Jasa Kepelabuhanan

MNOL, Banten – Dalam memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa bidang kepelabuhanan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II cabang Banten berusaha memberikan pelayanan terbaik, nyaman dan terintegrasi dalam satu wadah layanan, sehingga pengguna jasa tidak perlu berpindah lokasi loket ketika mengajukan permohonan layanan bidang kepelabuhanan. Dengan berprinsip pada layanan publik yang baik adalah layanan mudah, murah, efisien dan nyaman maka diwujudkanlah Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA).

General Manager IPC/Pelindo II Cabang Banten, Chiefy Adi Kusmargono menjelaskan, dalam rangka mewujudkan cita-cita negara, mewujudkan poros maritim melalui pengelolaan pelabuhan yang professional dan bertaraf internasional, dimana Banten merupakan daerah yang sangat potensial dan strategis untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara poros maritim.

“Selain memudahkan, PPSA menciptakan kebersamaan antara pengguna jasa,” jelasnya kepada Maritimnews, Sabtu (18/6).

PPSA atau Integrated Port Service Center di Provinsi Banten merupakan wujud sinergi dan kolaborasi nyata, bukan hanya untuk IPC Banten. Kolaborasi 6 (enam) instansi yakni KSOP Banten, Pelindo II, Kantor Kesehatan, Karantina Pertanian, Bea dan Cukai, dan Imigrasi yang akan meminimalisir ego masing-masing guna bersatu bekerjasama membuat sesuatu yang lebih baik bagi Indonesia.

Menurut Chiefy, PPSA bukan hanya sekedar kumpulan instansi pemangku kepentingan jasa pelabuhan, dan bukan pula sekedar sinergi atau kolaborasi. Bukan untuk IPC Banten atau Krakatau Bandar Samudera, Terminal Multipurpose Indah Kiat Pulp and Paper, Pelabuhan Cilegon Mandiri, Terminal Untuk Kepentingan Sendiri di wilayah Provinsi Banten namun lebih jauh dari itu.

“Apa yang PPSA lakukan dipersembahkan bagi masyarakat Desa Kepuh Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon dan Provinsi Banten serta Ibu Pertiwi,” bebernya.

Keberadaan PPSA yang mulai dterapkan di pelabuhan Banten sejak 21 Januari 2016 lalu telah meningkatkan produktifitas serta mendongkrak layanan sandar kapal dan percepatan layanan bongkar muat.

“Kami bertekad membuat pelabuhan Banten berstandar internasional yang dapat sejajar dengan pelabuhan curah terbesar di Asia Tenggara bahkan dunia,” harap Chiefy. (Bayu/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Fit to Drive IPC TPK bagi 150 Sopir Truk Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) - Bertepatan dengan perayaan Hari Pelindo ke-5, PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

50 minutes ago

Pelindo 5 Tahun Bersatu, Perkenalkan ADHARA

Jakarta (Maritimnews) - Bersamaan dengan memperingati Hari Ulang Tahun ke-5 PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo,…

3 hours ago

Kapal dan Pelabuhan: Kisah Cinta yang Tidak Perlu Dimerger

Oleh: Laksda TNI (Purn) Dr. Soleman B Ponto. ST, SH, MH Konon, di dunia maritim…

21 hours ago

Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan

Jakarta (Maritimnews) – Tanggal 1 Oktober menjadi momentum penting bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Selain…

2 days ago

Insiden Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Tidak Bisa Hanya ABK yang Bertanggung Jawab

Jakarta (Maritimnnews) - Pasca tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa beberapa waktu…

2 days ago

Masa Depan Ekonomi Hijau Di Industri Maritim

Penulis: Arief Poyuono SE.M.Kom - Komisaris Pelindo Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk mencapai net-zero…

2 days ago