Jonan: Kapal dan Pelabuhan harus sesuai Kelaikan hingga 24 Juni 2016

 

Ignasius Jonan

MNOL, Banyuwangi – Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menegaskan, bahwa angkutan umum yang digunakan untuk angkutan Lebaran dilarang beroperasi, jika sampai dengan 24 Juni 2016 tidak memenuhi persyaratan kelaikan. Hal tersebut mengacu kepada hasil rampcheck yang dilakukan Kemenhub terhadap angkutan umum semua moda secara menyeluruh sejak awal Juni sampai dengan 24 Juni 2016.

“Mestinya bisa diperbaiki, kan waktunya cukup. Tapi kalau sampai 24 Juni tidak diperbaiki, ya tidak boleh beroperasi”, ujarnya saat meninjau kesiapan Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (16/6).

Kementerian Perhubungan untuk penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini melakukan rampcheck secara menyeluruh semua moda. Hal tersebut sebagai upaya untuk mewujudkan zero accident pada masa mudik lebaran tahun 2016 ini.

“Untuk bus AKAP itu ada kira-kira 45 ribu, sekarang lagi diperiksa semua. Kalau kapal laut kira-kira  1200 lagi diperiksa juga,Kereta api 447 lokomotif dan 1600 kereta dan  pesawat udara ada 529 yang semuanya juga sedang diperiksa,” tegas Jonan.

Disinggung tentang kesiapan sarana prasarana Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Jonan mengatakan Pelabuhan Penyeberangan sudah lebih bagus dibandingkan tahun lalu.

“Kalau prasarana pelabuhan sudah bagus. Kalau dibandingkan tahun lalu, menurut saya tahun lalu ke sini juga, pelabuhan tahun lalu dengan sekarang bagusan yang sekarang. Lebih rapih, tinggal kapalnya diperbaiki nggak, di-lassing atau tidak kendaraan yang diangkut,” tegasnya.

Memang  untuk mencapai hasil yang optimal diperlukan waktu yang tidak sedikit. Sudah pasti sebelum memasuki arus mudik, kendaraan-kendaraan tersebut fokus untuk diperbaiki jika ada kerusakan.

“Pasti memakan waktu, tetapi kalau terjadi kecelakaan, lebih banyak lagi waktunya yang termakan,” pungkas Jonan.

Setelah dari Banyuwangi, Menhub meneruskan peninjauannya ke Banjarmasin, Balikpapan, Batam dan Lampung. Hal tersebut sebagai perwujudan fokus kerja Kementerian Perhubungan untuk terus meningkatkan keselamatan, keamanan dan pelayanan jasa transportasi kepada masyarakat. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

2 days ago

Dukung Asta Cita dan SDGs, IPC TPK Perkuat Kebersihan Palembang

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…

2 days ago

IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional bersama The North Green Movement

Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…

2 days ago

IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real Time kepada Bappenas RI

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…

2 days ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi dikondisi Karhutla

Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…

2 days ago

Proses Transisi Operasional, TPK Koja Apresiasi Trucking

Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…

4 days ago