Categories: GeopolitikHL

China Klaim 230 Partai dari 90 Negara Dukung Sikap China Terhadap Masalah Laut China Selatan

Peta Laut China Selatan (Sumber : Google)

MNOL, Jakarta – Berdasarkan informasi yang dilansir Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia, Departemen Hubungan Luar Negeri Komisi Sentral Partai Komunis Tiongkok mengatakan bahwa hingga kini terdapat lebih dari 230 partai dan organisasi politik yang berasal dari 90 lebih negara mengeluarkan pernyataan secara terbuka untuk mendukung pendirian China terhadap masalah Laut China Selatan.

Mahkamah Arbitrase Laut China Selatan yang dibentuk atas permintaan sepihak Filipina pada tanggal 12 Juli kemarin mengeluarkan apa yang disebut sebagai “putusan terakhir” yang tidak sah dan tidak berlaku menurut China. Dalam keterangan yang dilansir tersebut pihak China sudah berkali-kali menyatakan bahwa tidak menerima dan tidak mengakui putusan apapun yang dikeluarkan Mahkamah Arbitrase Internasional soal Laut China Selatan.

Lebih lanjut dalam keterangan tersebut dikatakan sejumlah negara Asia berturut-turut mengeluarkan pernyataan bahwa kasus arbitrase Laut China Selatan yang diajukan oleh Filipina secara sepihak merupakan tindakan pelanggaran terhadap Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) dan Deklarasi Perilaku Para Pihak Laut China Selatan. Menyelesaikan sengketa Laut China Selatan melalui perundingan bilateral barulah sesuai dengan kepentingan setiap pihak.

Presiden Partai Komunis Kirgizstan Absamat Masaliyev dalam pernyataannya mengatakan bahwa Arbitrase Laut China Selatan telah melanggar Deklarasi Perilaku Para Pihak Laut China Selatan yang telah disetujui China dan negara-negara anggota ASEAN termasuk Filipina, serta melanggar kesepakatan yang dicapai China dan Filipina untuk memecahkan sengketa Laut China Selatan melalui perundingan bilateral.

Wakil Sekjen Liga Muslim Pakistan, Nawaz Sharif, dan Menteri Perencanaan dan Pembangunan Pakistan, Ahsan Iqbal beranggapan bahwa negara-negara di luar wilayah Laut China Selatan harus secara penuh menghormati upaya China dan negara-negara anggota ASEAN dalam menjaga perdamaian dan kestabilan Laut China Selatan, dan hendaknya memainkan peranan yang bersifat konstruktif.

Sumber: Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

17 hours ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

7 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

7 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

1 week ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

1 week ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

1 week ago