Antisipasi Arus Balik Lebaran, Pelni Tambah Jumlah Kapal

Ilustrasi salah satu kapal Pelni KM Kelud sedang melakukan pelayaran.

MNOL – Jakarta, Angkutan Lebaran dengan kapal laut PT. Pelni  berakhir pada 17 Juli 2016. Penyelenggaraan Angkutan Lebaran dengan transportasi laut berlangsung selama 1 bulan (18 Juni -17 Juli 2016).

Pelni dalam angkutan lebaran 1437 H  telah mengoperasikan 26 kapal, naik 1 armada dibanding tahun 2015, dengan 25 armada. Dalam melayani pemudik Pelni zero accident. Semua berjalan lancar, aman dan terkendali.

Data sementara pada Angkutan Lebaran tahun 2016 ini Pelni mengangkut  762.708 orang turun 16.486 orang dari tahun lalu 779.194 atau turun  2,13 %. Penurunan karena Pelni mengutamakan keselamatan dengan membatasi penumpang sesuai kapasitas angkut yang diijinkan regulator.

Pemberlakuan pembatasan kapal sesuai batas toleransi membuat para penumpang nyaman dan aman dalam perjalanan. Di sisi lain pembatasan penumpang menimbulkan potensi  calon penumpang tidak terangkut. Namun berkat kordinasi dan komunikasi dengan otoritas pelabuhan, Pelni dapat menjalankan kapal tambahan dengan mengoperasikan Kapal Fery Cepat (KFC) Jetliner dan kapal perintis.

Pada arus mudik KFC Jetliner dua kali dioperasikan dari Makassar ke Bima dan 1 kapal Perintis dari Makasar ke Bima (KM. ENTÈBE Ekspres). Sedangkan pada arus balik, Pelni menjalankan 5 kapal tambahan dari Labuan Bajo 3 kali dan dari Bima 1 kali pelayaran. Serta Sanus 48 Ambon-Banda-Tual-Dobo satu kali.

Pelni bersama otoritas Pelabuhan Bima Labuan Bajo dan Ambon berusaha meningkatkan pelayanan  dengan menambah jadwal kapal Jetliner, Sanus 50  NTB Ekspres dan Sanus 48 Ambon-Banda-Tual-Dobo untuk melayani masyarakat.

Kapal kapal perintis dan kapal cepat Jetliner  dengan rute rutin  Baubau-Wanci-Kendari ini terbukti mampu menjadi solusi mengangkut penumpang dari Makasar tujuan Bima dan sebaliknya pada masa angkutan lebaran 1437 H. (APS)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Kapal dan Pelabuhan: Kisah Cinta yang Tidak Perlu Dimerger

Oleh: Laksda TNI (Purn) Dr. Soleman B Ponto. ST, SH, MH Konon, di dunia maritim…

9 hours ago

Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan

Jakarta (Maritimnews) – Tanggal 1 Oktober menjadi momentum penting bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Selain…

1 day ago

Insiden Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Tidak Bisa Hanya ABK yang Bertanggung Jawab

Jakarta (Maritimnnews) - Pasca tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa beberapa waktu…

1 day ago

Masa Depan Ekonomi Hijau Di Industri Maritim

Penulis: Arief Poyuono SE.M.Kom - Komisaris Pelindo Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk mencapai net-zero…

1 day ago

Mahasiswa India Kunjungi IPC TPK, Destinasi Studi Banding

Jakarta (Maritimnews) – Berbekal semangat mewujudkan Operational Excellence, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus mengukuhkan…

2 days ago

Mengintip Dapur Pelabuhan! Peserta MAGENTA Tur Eksklusif di IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyambut kunjungan 46 peserta program Magang Generasi…

2 days ago