Peringatan Dini Gelombang Tinggi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (Berlaku 22 Juli 2016 Pukul 19.00 WIB hingga 24 Juli 2016 Pukul 19.00 WIB)

Logo BMKG

MNOL-Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofikasi (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di seluruh wilayah perairan Indonesia. Peringatan dini mulai berlaku pada tanggal 22 Juli 2016 pukul 19.00 dan akan berakhir pada 24 Juli 2016 pukul 19.00.

Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m (moderate) dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m (rough), serta tinggi gelombang 4,0 – 6,0 M (very rough).

Berikut ini peringatan tersebut :

TINGGI GELOMBANG 1.25 – 2.50 M (MODERATE) BERPELUANG TERJADI DI :

  • Perairan Timur Kepulauan Simeuleu – Meulaboh
  • Selat Bali bagian Selatan
  • Selat Alas bagian Selatan
  • Selat Lombok
  • Perairan Selatan Pulau Sumba
  • Perairan Selatan Flores
  • Laut Sawu
  • Perairan Pulau Sawu – Pulau Rote – Kupang
  • Samudera Hindia Selatan NTT
  • Laut Jawa bagian Tengah dan Timur
  • Laut Sumbawa
  • Selat Makassar bagian Selatan
  • Perairan Timur Kepulauan Wakatobi
  • Laut Banda
  • Perairan Kepulauan Sermata – Tanimbar
  • Perairan Kepulauan Kai – Aru
  • Laut Arafuru

TINGGI GELOMBANG 2.50 – 4.0 M (ROUGH) BERPELUANG TERJADI DI :

  • Lat Andaman
  • Perairan Utara dan Barat Aceh
  • Perairan Barat Kepulauan simeule – Kepulauan Mentawai
  • Perairan Bengkulu – Enggano
  • Perairan Barat Lampung
  • Samudera Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Nias
  • Selat Sunda bagian Selatan
  • Perairan Selatan Jawa – Pulau Sumbawa
  • Samudera Hindia Selatan Bali – NTB

TINGGI GELOMBANG 4.0 – 6.0 M (VERY ROUGH) BERPELUANG TERJADI DI :

  • Samudera Hindia Barat Mentawai hingga Selatan Jawa
A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

4 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

4 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

5 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

5 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

5 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

6 days ago