Waspada Gelombang Tinggi !!!

Logo BMKG

MNOL – Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofikasi  (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di seluruh wilayah perairan Indonesia. Peringatan dini mulai berlaku pada tanggal  27 Juli 2016 pukul 19.00 dan akan berakhir pada  28 Juli 2016 pukul 19.00.

Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4.0 m..

 

Untuk ketegori yang pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m – 2,5 m mencakup :

  • Laut Andaman;
  • Selat Malaka bagian Utara;
  • Perairan Utara dan Barat Aceh;
  • Perairan Barat Kepulauan Simeuleu – Mentawai;
  • Perairan Bengkulu – Kepulauan Enggano – Barat Lampung;
  • Selat Sunda bagian Selatan;
  • Samudera Hindia Barat Aceh – Bengkulu;
  • Laut Sawu – Selat Sumba;
  • Laut Cina Selatan;
  • Selat Karimata bagian Selatan;
  • Laut Jawa;
  • Perairan Selatan Kalimantan;
  • Perairan Utara Jawa Tegah – Jawa Timur;
  • Selat Makassar bagian Selatan – Laut Sumbawa – Laut Flores;
  • Perairan Timur Bau – bau – Kepulauan Wakatobi;
  • Perairan Manui – Kendari;
  • Perairan Selatan Kepulauan Banggai – Sula;
  • Laut Buru – Laut Seram;
  • Perairan Selatan Pulau Buru – Seram;
  • Laut Maluku – Perairan Selatan Sulawesi Utara;
  • Perairan Utara Halmahera – Laut Halmahera;
  • Perarian Fak – fak – Kaimana – Agats;
  • Perairan Utara Kepulauan Kai – Aru;
  • Perairan Yos Sudarso – Merauke.

Sedangkan untuk kategori yang ke dua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m mencakup :

  • Perairan Selatan Jawa – Pulau Sumba;
  • Perairan Kupang – Pulau Rote;
  • Selat Bali bagian Selatan;
  • Selat Lombok bagian Selatan;
  • Selat Alas bagian Selatan;
  • Samudera Hindia Barat Lampung – Selatan NTT;
  • Laut Timor;
  • Laut Banda;
  • Perairan Selatan Kepulauan Kai – Aru;
  • Perairan Kepulauan Sermata Tanimbar;
  • Laut Arafuru.
A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

4 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

4 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

4 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

5 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

5 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

6 days ago