Categories: HLTokoh

Ceramah di UGM, Marsetio Tekankan Arti Penting Geopolitik Keamanan Maritim Indonesia

Yogyakarta- Universitas Gajah Mada (UGM) yang merupakan universitas peringkat satu sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia sebagaimana yang dilansir oleh lembaga pemeringkat perguruan tinggi Webometrics edisi Januari 2015 lalu, siang tadi (16/9) mengundang Laksamana TNI (Purn) Dr. Marsetio, M.M untuk memberikan kuliah umum mengenai kemaritiman dalam rangka kuliah perdana semester gasal sekolah pascasarjana UGM.

Dalam ceramah umumnya, Marsetio menekankan arti penting geopolitik keamanan maritim Indonesia dan hubungannya dengan ketahanan nasional. Paparan Marsetio yang saat ini merupakan utusan khusus Indonesia untuk International Maritime Organization (IMO) di London menjelaskan Indonesia secara geopolitk dan bagaimana Indonesia dapat menjadi negara maritim yang besar dan disegani dalam tataran Internasional.

“jika dilihat dari perspektif maritim secara geopolitik Indonesia mau tidak mau akan selalu diperhitungkan dikawasan, persoalannya bagaimana kita dapat mengoptimalkan arti penting tersebut untuk kemajuan bangsa” ungkap Marsetio yang merupakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) periode 2012-2015.

Disela acara Marsetio juga menyampaikan kepada mahasiswa dan jajaran UGM, bagaimana saat ini pemerintah terus berupaya dan berkomitmen untuk mengembalikan kejayaan Indonesia di bidang maritim. Ia menyatakan dalam proses tersebut, UGM sebagai kampus terbaik di Indonesia mempunyai peranan penting khususnya menyiapkan sumberdaya manusia yang handal untuk mencapai cita-cita tersebut.

Ajakan Marsetio tersebut sangat beralasan mengingat visi Indonesia sebagai poros maritim dunia sebagai mana yang digagas Presiden Joko Widodo sangat membutuhkan dukungan kampus baik dari sisi riset, sumberdaya manusia.

Selain itu, Marsetio juga menyampaikan perkembangan langkah-langkah nyata yang sedang pemerintah laksanakan dalam rangka menguatkan perananan diplomasi maritim Indonesia di kancah Internasional seperti memperjuangkan Badan Klasifikasi Indonesia yang merupakan merupakan Badan Usaha Milik Negara Indonesia sebagai anggota International Association of Classification Society (IACS), sebuah badan internasional yang memiliki otoritas mengeluarkan klasifikasi perkapalan berstandar Internasional.

“Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar dibidang perkapalan, sudah saatnya Biro Kualifikasi Indonesia dapat diakui secara Internasional sehingga devisa negara tidak mengalir ke negara lain.” tutupnya.

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Jelang HUT RI Ke-81, Pelindo Makassar Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo

Makassar (Maritimnews) - Sebanyak 100 balita dan 100 lansia di Kecamatan Wajo, Kota Makassar, mendapatkan…

11 hours ago

Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak Bakal Gelar Aksi Solidaritas “Satu Terdampak Semua Bergerak”

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak akan menggelar aksi solidaritas di depan Pengadilan…

12 hours ago

Analisis Penerbitan Perpres No.41/2026 tentang Penguatan Logistik Nasional

Ruang lingkup pengaturan Perpres ini meliputi Strategi Penguatan Logistik Nasional, Pengukuran Kinerja Logistik Nasional dan…

3 days ago

Sosialisasi PKB Pelindo dan SPPI, Komitmen Hubungan Harmonis

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu Periode…

5 days ago

Delegasi Madagaskar Kunjungi IPC TPK dan Integrated Planning Control

Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…

6 days ago

82,7 Persen Publik Percaya Transparansi BPI Danantara, Modal Menjadi Korporasi Dunia

Danantara Indonesia dinilai turut memberikan optimisme kepada publik karena sinyal kinerja positif. Capaian itu terekam…

6 days ago