Categories: BakamlaHLTerbaru

Kepala Bakamla RI: Keamanan Laut Butuh Sosok ‘Playmaker’

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Arie Soedewo.

MNOL, Jakarta – Dalam acara Diskusi Maritim di KN Belut Laut  4806, Senin (15/8) lalu, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Arie Soedewo menyatakan dalam keamanan laut membutuhkan peran playmaker (pengatur permainan-red) bila dianalogikan dengan sepak bola.

“Ibarat bermain sepak bola, ini semua pemain sudah ada di depan gawang, malah tidak gol-gol jadinya. Seharusnya setiap pemain sudah memiliki fungsinya masing-masing. Ada yang menjadi bek, kipper, pemain tengah dan sebagainya,” ujar Kepala Bakamla RI menganalogikan kondisi keamanan laut di bawah 13 stakeholder yang berwenang di laut.

Maka dari itu Bakamla hadir bukan hanya sebagai kapten tim tetapi juga sebagai playmaker dalam hal keamanan di laut sebagaimana instruksi presiden. Layaknya Maradona dalam Timnas Argentina era 80-an yang membawa juara Piala Dunia 1986, perannnya juga sebagai kapten sekaligus playmaker

“Tetapi masih ada yang menganggap kehadiran Bakamla ini sebagai pesaing baru. Mereka menganggap ini makhluk apa lagi,” selorohnya.

Menurutnya, hal itu sudah jelas dalam UU Kelautan No 32 tahun 2014 dan Perpres 178 tahun 2014 tentang Peran dan Fungsi Bakamla. Begitu juga dengan undang-undang lainnya yang mengatur masing-masing lembaga.

“Semua sudah jelar role-nya, tinggal kita jalankan. Yang terpenting angka penyelundupan menurun, itu pesan presiden sewaktu saya dilantik menjadi Kepala Bakamla,” tegas lulusan AAL tahun 1983 itu.

Lebih lanjut, pria asal Banjar itu menjelaskan Bakamla saat ini tengah menggodok Undang-undang Keamanan Laut (Kamla). Poin utama dalam undang-undang tersebut ialah menjelaskan soal kejelasan kewenangan di zona-zona maritim Indonesia seperti  Laut Teritorial, Zona Tambahan, Zona Eksklusif Ekonomi dan Landas Kontinen.

“Kalau sudah seperti itu nanti tidak ada lagi yang berebut dan merasa paling berwenang,” imbuh Arie.

Lembaga yang bermotto ‘Raksamahiva Camudresu Nusantarasya’, atau Kami Penjaga Lautan Nusantara ini memang diproyeksikan sebagai Coast-guard-nya Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Arie menuturkan itu suatu cita-cita ke depan.

“Kunci utamanya adalah menghilangkan ego sektoral di setiap lembaga. Dan itu saya kira membutuhkan waktu yang lama,” pungkasnya.

Di sela-sela acara itu, juga diluncurkan Majalah Perdana Bakamla, Garda Maritim, yang langsung ditanda tangani oleh Kepala Bakamla RI. Turut hadir para pejabat Bakamla dan pimpinan awak media dalam acara tersebut.

Acara Diskusi Maritim itu juga dilanjutkan dengan trip ke Pulau Tidung menggunakan KN Belut Laut 4806. DI tengah perjalanan, juga disimulasikan peran Bakamla dalam melakukan Visit, board, search, and seizure (VBSS) kepada kapal nelayan yang melintas. (Tan)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

4 days ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

4 days ago

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

1 week ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

1 week ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

2 weeks ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

2 weeks ago