Categories: HankamTerbaruTNI AL

Dukung Kartika Jala Krida 2016, Kaskolinlamil Inspeksi KRI Banda Aceh 593

Kaskolinlamil Laksma TNI Roberth Wolter Tappangan, S.H. saat memberikan pengarahan kepada seluruh personil KRI Banda Aceh 593 dalam rangka persiapan Pelayaran Muhibah Kartika Jala Krida 2016.

MNOL – Jakarta, Kepala Staf Komando Lintas Laut Militer (Kaskolinlamil) Laksma TNI Roberth Wolter Tappangan, S.H melaksanakan inspeksi terhadap KRI Banda Aceh 593 dengan komandan Letkol Laut (P) Budi Santosa yang sedang sandar di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (28/9).

Inspeksi tersebut bertujuan untuk melihat dan mengecek langsung kesiapan dari kapal perang jenis LPD atau Landing Platform Dock, dalam rangka kesiapannya mendukung taruna Akademi Angkatan Laut yang akan melaksanakan Kartika Jala Krida 2016 ke Australia dan Selandia Baru.

Dalam Inspeksi tersebut, Kaskolinlamil didampingi Irkolinlamil, Asops, Asintel dan Aspers Pangkolinlamil serta pejabat Kolinlamil lainnya meninjau serta melihat secara langsung kondisi dari  kapal perang tersebut, baik mesin, peralatan-peralatan serta kelengkapan setiap kapal dan juga personel KRI.

Sebelum melaksanakan inspeksi, Kaskolinlamil menerima paparan dari Komandan KRI Banda Aceh 593 tentang kesiapan kapalnya dengan menjelaskan beberapa bagian yang akan menjadi fokus inspeksi diantaranya alat navigasi kapal, ruang kontrol mesin, mesin-mesin, radio komunikasi kapal, alat-alat keselamatan pelayaran, Pemeriksaan alat apung, sekoci penolong dan sebagainya.

Selanjutnya, Kaskolinlamil memberikan arahannya kepada seluruh personel (ABK) KRI Banda Aceh 593 untuk menyiapkan diri dengan kompetensi yang ada sesuai dengan jabatan dan peran masing-masing dalam mendukung pelayaran muhibah taruna Akademi Angkatan Laut Kartika Jala Krida 2016.

KRI Banda Aceh-593 merupakan kapal perang berjenis Landing Platform Dock dengan ukuran panjang 120 meter dan lebar 25 meter. Berat kapal ini mencapai 7.286 ton. Kapal perang ini memiliki kecepatan maksimum 15 knot dan memiliki daya angkut sebanyak 344 personel.

Kapal ini juga mampu menampung 5 unit helikopter jenis MI-2 atau Bell 412, 2 unit LCVP, 3 unit meriam Howitzer, dan 20 Tank. Untuk persenjataan perang, kapal ini dilengkapi meriam kaliber 20 mm dan 40 mm.

Menurut Komandan KRI Banda Aceh-593 Letkol Laut (P) Budi Santosa, S.E. bahwa persiapan yang dilakukan, tidak hanya pada pengecatan badan kapal (bakap) saja, namun juga persiapan lain antara lain melengkapi dalam penyedian sarana dan prasarana pendukung serta kesiapan pemantapan kondisi teknis KRI. “ Hal ini dimaksudkan agar perjalanan selama Kartika Jala Krida taruna AAL dapat terlaksana dengan aman dan lancar”, ujar Dan KRI Banda Aceh-593 mengakhiri.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

2 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

2 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

2 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

3 days ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

5 days ago

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

7 days ago